Perawat Puskesmas Se-Kota Kupang Ikut Workshop Standard Asuhan Keperawatan
Workshop yang berlangsung di Hotel Neo, Jl Piet A. Tallo Kota Kupang terselenggara atas kerja sama PPNI NTT dan IPKKI NTT
Penulis: Agustinus Sape | Editor: Agustinus Sape
Hal ini disebabkan banyaknya pasien yang putus pengobatan atau menjalani pengobatan tidak sesuai dengan petunjuk.
Di sisi lain, NTT juga masih menjadi salah satu provinsi di Indonesia Timur dengan angka Malaria tertinggi.
Tahun 2015, Annual Parasite Incidence (API) NTT adalah 7 per 1000 dengan jumlah kasus positif adalah 36.128 orang dari 279.865 tersangka Malaria yang diperiksa (SPR = 13%).
Walaupun secara umum angka Malaria di NTT mengalami penurunan yang signifikan, secara kabupaten, API berkisar antara 0,17 per 1.000 di Kabupaten Manggarai s/d 73 per 1.000 di Kabupaten Lembata, sebagai kabupaten penyumbang Malaria tertinggi di NTT.

Penyakit infeksi lainnya yang juga masih menjadi perhatian serius pemerintah adalah Filariasis dan Frambusia serta infeksi saluran pernapasan. Di Provinsi lain, penyakit ini sudah dinyatakan terelimininasi, namun di beberapa kabupaten di NTT masih cukup tinggi.
Selain itu, jumlah penyakit tidak menular (PTM) terus meningkat. Kematian akibat PTM semakin meningkat dan akan terus meningkat seiring dengan pola hidup tidak sehat (diet tidak sehat dan seimbang, kurang aktivitas fisik, merokok, minum alkohol dan stress).
Hipertensi sering disebut sebagai "the silent killer” karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak tahu kalau dirinya mengidap hipertensi, tetapi kemudian mendapatkan dirinya sudah terdapat penyakit penyulit atau komplikasi dari hipertensi.
Hasil Riskesdas 2013 dan studi di Puskesmas diketahui bahwa hanya sepertiga penderita hipertensi (36,8%) yang terdiagnosa oleh tenaga kesehatan dan hanya 0,7% yang minum obat.
Prevalensi hipertensi di Indonesia berdasarkan hasil pengukuran pada umur 18 tahun sebesar 25,8 %. Jadi cakupan tenaga kesehatan (nakes) hanya 36,8 persen, sebagian besar (63,2%) kasus hipertensi di masyarakat tidak terdiagnosis. Hipertensi mengakibatkan kematian sekitar 8 juta per tahun.
Prevalensi penyakit Diabetes meningkat 2 kali dalam 5 tahun terakhir. NTT saat ini menempati posisi ke-4 dalam menyumbang prevalensi penyakit DM yang sangat mempengaruhi kualitas hidup pasien DM.
Banyak pasien kurang menyadari pentingnya pengendalian DM melalui olahraga, diet dan pengobatan teratur.
Pemerintah Indonesia saat ini telah meluncurkan program: "Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga."
Pendekatan keluarga adalah salah satu cara Puskesmas meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan.
Puskesmas tidak hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung, melainkan juga di luar gedung dengan pendekatan keluarga dalam upaya menyelesaikan permasalahan kesehatan di wilayah kerjanya.
Pendekatan keluarga merupakan pengembangan dari kunjungan rumah oleh puskesmas dan perluasan dari upaya perawatan kesehatan masyarakat dengan kegiatan utama adalah kunjungan rumah untuk pengkajian, perawatan langsung dan promosi kesehatan.