Sabtu, 30 Mei 2026

Polisi Periang Itu Tembak Kepalanya Sendiri, Akhirnya Meninggal Dunia

Menyadari sumber rintihan itu datang dari kamar tidur yang baru ditempati suaminya Aiptu Fransisco de Araujo, Martina de Araujo berteriak, "Tolonggg

Tayang:
Penulis: Alfons Nedabang | Editor: Agustinus Sape
POS KUPANG/ALFONS NEDABANG
Jenazah Aiptu Fransisco de Araujo dalam kereta, saat dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Bayangkara Kupang, Rabu (7/6/2017) sore. 

"Darahnya terus keluar sehingga harus diganti. Sudah dapat beberapa kantong darah dan sudah transfusi. Teman-teman yang punya golongan darah AB, tolong mendonor," ujarnya.

Ginting mengatakan, saat itu korban dibantu dengan alat pernapasan supaya bisa bernapas spontan. Jika kondisinya sudah stabil direncanakan dilakukan tindakan selanjutnya, di antaranya melakukan CT Scan.

Anak-anak Fransisko Araujo menangis usai keluar dari ICU RS Bhayangkara Kupang. Aiptu Fransisko Araujo dirawat setelah menembak kepalanya sendiri menggunakan revolver
Anak-anak Fransisko Araujo menangis usai keluar dari ICU RS Bhayangkara Kupang. Aiptu Fransisko Araujo dirawat setelah menembak kepalanya sendiri menggunakan revolver (POS KUPANG/ALFONS NEDABANG)

Namun, setelah menjalani operasi di RS Bhayangkara Kupang, nyawa Aiptu Fransisco de Araujo (43) tidak tertolong.

Fransisco mengembuskan nafas terakhir di ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, Rabu (7/6/2017) sekitar pukul 15.22 Wita.

Kabar duka ini disampaikan Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Cristanto, SH, M.Hum kepada wartawan, Rabu sore setelah keluar dari ruang ICU.

Saat memberi penjelasan Anthon Cristanto didampingi Wakapolres Kupang Kota, Kompol AM Von Bulow.

"Fransisco menghembuskan nafas terakhir pukul 15.22 Wita. Semua kita sayang dia tapi Tuhan lebih menyayanginya," ujar Anthon Cristanto.

"Terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberi perhatian. Terima kasih kepada bapak Kapolda NTT," ucap Anthon Cristanto.

Jenazah Fransisco Araujo masih di ruang ICU RS Bhayangkara. Rencananya akan dibawa ke rumah duka di Kelurahan Oebobo.

Fransisco meninggalkan seorang istri, Martina de Araujo (38) beserta tiga anak, Mebiana (18), Putri (13) dan Fadli (9).

Aiptu Fransisko de Araujo dengan NRP 74110545 menduduki jabatan Pejabat Sementara Kanit Pengamanan Objek Vital (Pamovit) Polres Kupang Kota. (pos kupang/aca/ira)

Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved