Berita Kemarin yang Perlu Anda Baca, Buni Yani Tersangka, Ahok vs Sumarsono, dan Balada Antre Sepatu
Hari Rabu (23/11/2016) kemarin tak ada peristiwa politik Tanah Air yang menonjol.
5. Mengaku Dihamili, Model Majalah Dewasa Ini Laporkan Seorang Pengusaha ke Polisi
Model majalah dewasa, Ana Wahyuningsih alias Anneke Carolline melaporkan pengusaha muda berinisial N ke polisi. Anneke melaporkan N ke polisi lantaran telah menghamilinya dan tidak mau bertanggung jawab.
Anneke menceritakan, perkenalan pertama kali dengan N pada Juli tahun 2016 lalu. Namun, pada bulan Agustus dirinya baru menjalin hubungan lebih intens dengan N.
"Awal ketemu Juli itu, enggak ada perjanjian, baru kenal saja. Awal Agustus saya ketemu dan dibuat dibawah pengaruh alkohol. Dia merayu saya, janji menafkahi dan bertanggung jawab menjaga saya," ujar Anneke di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/11/2016).
Setelah itu, kata Anneke dirinya mengandung anak dari N. Saat ini usia kandungannya baru berusia dua bulan.
Mengetahui dirinya hamil, Anneke menemui N untuk meminta tanggung jawab. Bukannya bertanggung jawab, N malah menyuruh dirinya untuk menggugurkan kandungannya.
6. Antrean Menggila Warga Malaysia demi Sepatu Adidas Seharga Rp 3 Juta
Penyanyi rap populer Amerika Serikat, Kanye West, berkolaborasi dengan produsen sepatu Jerman, Adidas, menelurkan produk sneakers bernama "Adidas Yeezy Boost 350 V2".
Peluncuran sepatu itu dilakukan pada Rabu (23/11/2016) ini. Meski harganya tak murah, tetapi kedatangan sepatu ini di Malaysia disambut dengan sangat antusias oleh warga Kuala Lumpur.
Antrean luar biasa di seputar toko yang menyediakan sepatu yang diklaim paling populer pada tahun ini bisa disebut menggila.
Pasalnya, penjualan sepatu ini tak dilakukan seperti penjualan alas kaki pada umumnya. Demikian diberitakan laman Coconuts.KL.
Anda tak cukup datang ke gerai Adidas dan membeli sepasang sepatu. Kanye West tak melakukannya dengan cara itu.
Menyusul produksi yang sangat terbatas, gerai-gerai yang ditunjuk terlebih dahulu menyediakan tiket yang diundi pekan lalu.
Tiket itu diberikan kepada mereka yang tertarik untuk membeli. Meskipun memegang tiket, tidak akan semua orang mendapatkan sepasang sepatu "heboh" ini. (Kompas.Com)