Berita Flores Lembata Alor

Dua Lagi Anak Di Nagekeo Jadi Korban Kekerasan Seksual

ejadian ini cukup ironi karena terjadi ketika DPRD Nagekeo sedang memproses Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan Anak dan Ranper

Dua Lagi Anak Di Nagekeo Jadi Korban Kekerasan Seksual
ABC
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad

POS KUPANG.COM, MBAY -- Dua lagi anak di Kabupaten Nagekeo menjadi korban kekerasan seksual.

Kejadian ini cukup ironi karena terjadi ketika DPRD Nagekeo sedang memproses Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan Anak dan Ranperda Perlindungan Perempuan.

Dua kasus kekerasan seksual terakhir menimpa seorang siswi SMP di Desa Tonggurambang dan seorang remaja puteri berusia 16 tahun di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa. Kedua pelaku saat ini sudah ditahan di Plsek Aesesa.

Kekerasan seksual yang menimpa seorang anak , Bunga (bukan nama sebenarnya, red.) di Desa Aeramo dilakukan oleh seorang pria beristeri bernama Ferdinandus Sambu (29), Warga Kampung Paudua, Desa Aeramo.

Pelaku bahkan sudah tiga kali menggagahi korban sebelum perbuatannya diketahui paman dan orang tua korban.

Kanit Reskrim Polsek Aesesa, Rony Lalu yang ditemui, Sabtu (14/5/2016), mengatakan, pelaku dan korban berkenalan di Facebook Bulan Desember 2015. Keduanya lalu bertukaran nomor handphone (HP).

Setelah bertukaran nomor HP, komunikasi selanjutnya semakin intens bahkan sering bertemu hingga akhirnya terjadi hubungan badan pertama kali pada Januari 2016 di halaman belakang Kantor Desa Aeramo sekira pukul 20.00 Wita.

Hubungan keduanya berlanjut, lalu kejadian yang sama terulang di sebuah rumah kosong di Pustu Aeramo dan ketiga kalinya di rumah pelaku. Peristiwa pertama dan kedua terjadi pada malam hari. Sedangkan kejadian ketiga di rumah pelaku pada pukul 12.00 Wita.

Perbuatan pelaku terbongkar ketika paman korban menangkap pelaku dan korban ketika sedang mengobrol di sebuah rumah kosong di Pustu Aeramo, Senin (2/5/2016) sekira pukul 21.00 Wita (Jam 09.00 malam).

Halaman
12
Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved