Ayo Sarapan
Bagi anak usia sekolah, sarapan terbukti dapat meningkatkan kemampuan belajar dan stamina anak.
2 Jenis Sarapan yang Buruk
Pertama, TIDAK SARAPAN. Saat Anda tidak sarapan, gula darah di pagi hari (jam 6-7 pagi) akan turun drastis di bawah normal. Anda akan merasa kelaparan dan penurunan tingkat energi. Anda akan tergiur untuk mengonsumsi karbohidrat simple/sederhana pada jam 9-11 siang, akibatnya level gula darah Anda naik drastis.
Pada jam 12-13 Anda makan siang dan gula darah semakin naik. Tubuh mengalami kecapaian kerja pada jam 3-4 sore, Anda mulai mengantuk dan gula darah Anda turun, begitulah seterusnya siklusnya sehingga pada malam hari kadar gula darah Anda justru akan menurun. Jika begini, Anda akan mudah terbangun di malam hari dan merasa lapar atau Anda bermimpi/tidur tidak nyenyak. Hal ini juga salah satu tanda menurunnya tingkat metabolisme tubuh.
Kedua, SARAPAN KARBOHIDRAT. Di pagi hari (jam 6-7 pagi), karbohidrat simple/sederhana seperti nasi, roti putih, mi, roti panggang akan menyebabkan kenaikan level gula darah yang mendadak, yang menyebabkan tubuh melepaskan insulin yang cukup besar.
Hasilnya adalah penurunan tingkat gula darah (karena habis terpakai dalam darah) yang terjadi sekitar jam 10-11 siang dan keinginan untuk makan lebih banyak lagi karbohidrat.
Kemudian pada jam 12-13, Anda makan siang, gula darah Anda kembali naik drastis dikarenakan untuk mencerna nasi, maka pankreas terpaksa harus memproduksi insulin lebih banyak lagi. Tubuh kemudian kecapaian dan gula darah menurun pada jam 4-5 sore, pada jam ini Anda merasa lapar lagi dan ingin ngemil sesuatu yang berlemak tinggi. Pada malam hari Anda mengonsumsi nasi lagi dan menyebabkan kadar gula darah naik kembali secara drastis. Begitulah seterusnya yang akhirnya menurunkan tingkat metabolisme Anda. Sehingga bangun tidur Anda terasa pegal atau BAB tidak teratur, dll. Kedua hal tersebut adalah beberapa hal akibat turunnya tingkat metabolisme tubuh kita.
Kriteria Sarapan Sehat
Sarapan pagi yang mengenyangkan dan menyehatkan adalah cukup nutrisi, vitamin dan mineral, cukup protein dan asam amino, cukup karbohidrat kompleks (bukan karbohidrat nasi), cukup lemak baik dan cukup air putih.
Sarapan seperti ini akan menyuplai tubuh kita nutrisi yang diperlukan sel tubuh, bukan sekedar lambung kita kenyang. Mendapatkan energi tanpa harus menaikkan hormon insulin dan menaikkan kadar gula darah setelah makan. Sarapan seperti ini menghindarkan kita dari ketergantungan terhadap karbohidrat simple (contoh: kalau tidak makan nasi, maka belum mantap dan belum terasa makan).
Sarapan sehat akan memenuhi kebutuhan nutrisi sel tubuh kita selama seharian, membantu mendapatkan energi yang baik sepanjang hari, membantu tubuh kita mendapatkan air yang baik, menjaga gula darah kita tetap normal sepanjang hari dan membantu mendapatkan tingkat kebugaran tubuh sepanjang hari.
Ayo Sarapan Sehat -Agar Sehat, Bugar, Aktif dan Cerdas.*