Ayo Sarapan

Bagi anak usia sekolah, sarapan terbukti dapat meningkatkan kemampuan belajar dan stamina anak.

Editor: Dion DB Putra

Memperingati Pekan Sarapan Nasional 14-20 Februari 2016

Oleh David Frans Kenenbudi
Konsultan Nutrisi -Independent Member of Herbalife International Corp

POS KUPANG.COM - Sarapan merupakan bagian dari perilaku untuk mewujudkan gizi seimbang yang penting bagi hidup sehat, aktif dan cerdas. Berbagai kajian membuktikan bahwa gizi yang cukup dari sarapan membekali tubuh untuk berpikir, beraktivitas fisik secara optimal setelah bangun pagi.

Bagi anak usia sekolah, sarapan terbukti dapat meningkatkan kemampuan belajar dan stamina anak. Sarapan juga terbukti turut mencegah kegemukan dan hiperkolesterol, yang kejadiannya semakin meningkat di Indonesia akhir-akhir ini.

Dasar pemikiran inilah yang kemudian melahirkan Deklarasi Pekan Sarapan Nasional (disingkat: PESAN) pada tanggal 8 Januari 2013 di Gedung Krida Bhakti (Gedung Sekretariat Negara RI) yang dihadiri berbagai unsur pemerintah, seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Pendidikan, Badan POM RI dan unsur praktisi kesehatan diantaranya Persatuan Gizi Pangan Indonesia (PERGIZI Pangan Indonesia), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) dan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI), yang isinya gerakan PESAN untuk pertama kalinya akan dilaksanakan pada tanggal 14-20 Februari 2013 dan selanjutnya dirayakan setiap tahun pada tanggal yang sama di seluruh Indonesia.

Kementerian Dalam Negeri RI kemudian mengeluarkan surat bersifat Segera kepada Gubernur di seluruh Indonesia pada tanggal 4 Februari 2013 dengan Nomor 444/1123/PMD yang meminta perhatian Gubernur untuk mendukung dan melaksanakan PESAN dengan melibatkan lintas sektor terkait, lembaga/organisasi kemasyarakatan, sekolah/lembaga pendidikan, pakar dan bermitra dengan swasta/dunia usaha.

Gizi Seimbang Kaya Nutrisi
Sarapan pagi sangat penting dan diharapkan dapat memenuhi 15-30% kebutuhan gizi harian sebagai bagian dari gizi seimbang dalam rangka mewujudkan hidup sehat, bugar, aktif dan cerdas menurut Prof. Dr. Hardinsyah, MS, Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB yang juga adalah Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia.

Namun, pertanyaannya adalah tahukah kita apa dan bagaimana makanan yang dapat dikategorikan gizi seimbang?
Sarapan pagi bukan semata memasukkan makanan ke mulut sebagai pengganjal perut atau memasukkan bahan bakar untuk dipakai bekerja, tetapi sarapan adalah memasukkan makanan yang dibutuhkan oleh tubuh kita, tetapi tidak merusak organ tubuh lainnya. Pankreaslah yang mengatur semuanya! Pankreas adalah organ di badan kita yang memproduksi Gastric Juice dan Insulin.

Sarapan pagi seperti halnya kita menyiapkan bensin, oli, air radiator mobil dan lainnya untuk kita bisa gunakan bekerja seharian. Sarapan pagi sangat berguna untuk mengganti kebutuhan sel akan nutrisi yang hilang setelah istirahat malam. Menu sarapan sehat sangat berpengaruh pada tingkat besar metabolisme Anda.

Menu sarapan sehat dapat membantu kita menurunkan berat badan, risiko Diabetes, Maag, Kolesterol, Penyakit Jantung dan stroke. Menu sarapan tersebut mengandung serat dan protein yang cukup, vitamin dan mineral yang seimbang.

Sebuah penelitian menunjukkan mereka yang rutin sarapan pagi yang tepat memiliki berat badan yang lebih ideal ketimbang mereka yang melewatkan menu sarapan pagi.

Harvard Men's Health menyatakan bahwa mereka yang tidak sarapan pagi memiliki risiko obesitas 4 kali lipat ketimbang mereka yang sarapan pagi dengan menu yang kurang tepat.
Makanan sarapan berserat tinggi sangat bermanfaat bagi kesehatan, bahkan dapat menurunkan risiko berbagai penyakit termasuk polip usus dan kanker kolon.

Penelitian di Molecular Nutrition Laboratory, UCLA membuktikan bahwa tidur semalaman dapat membuat otak kita kelaparan. Jika kita tidak mendapatkan glukosa yang cukup pada saat sarapan, maka fungsi otak atau memori dapat terganggu.
Sarapan sehat menyediakan proporsi nutrisi yang signifikan untuk kebutuhan sepanjang hari. Makanan yang dikonsumsi saat sarapan mampu menahan lemak dan kalori tinggi dari makanan sepanjang hari.

Sarapan sehat yang baik akan membantu Anda mengontrol rasa lapar yang berlebih, dimana ini dapat mencegah Anda makan berlebihan di siang hari.

Sarapan sehat juga berguna bagi Anda pasangan suami-istri
yang mengalami gangguan kesuburan dikarenakan pola makan dan gaya hidup Anda yang kurang baik. Sarapan sehat ini bisa membantu Anda dalam hal terapi kesuburan dengan mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh sehingga tubuh Anda dalam keadaan yang sehat dan bugar. Tercukupinya vitamin B kompleks, vit D, vit C, vit E, asam folat, selenium, zinc, asam amino essensial dan beberapa mineral penting lainnya di pagi hari sangat membantu mengembalikan kualitas kebugaran dan kesehatan tubuh Anda, yang akan menciptakan sel telur dan sperma yang berkualitas.

2 Jenis Sarapan yang Buruk
Pertama, TIDAK SARAPAN. Saat Anda tidak sarapan, gula darah di pagi hari (jam 6-7 pagi) akan turun drastis di bawah normal. Anda akan merasa kelaparan dan penurunan tingkat energi. Anda akan tergiur untuk mengonsumsi karbohidrat simple/sederhana pada jam 9-11 siang, akibatnya level gula darah Anda naik drastis.

Pada jam 12-13 Anda makan siang dan gula darah semakin naik. Tubuh mengalami kecapaian kerja pada jam 3-4 sore, Anda mulai mengantuk dan gula darah Anda turun, begitulah seterusnya siklusnya sehingga pada malam hari kadar gula darah Anda justru akan menurun. Jika begini, Anda akan mudah terbangun di malam hari dan merasa lapar atau Anda bermimpi/tidur tidak nyenyak. Hal ini juga salah satu tanda menurunnya tingkat metabolisme tubuh.

Kedua, SARAPAN KARBOHIDRAT. Di pagi hari (jam 6-7 pagi), karbohidrat simple/sederhana seperti nasi, roti putih, mi, roti panggang akan menyebabkan kenaikan level gula darah yang mendadak, yang menyebabkan tubuh melepaskan insulin yang cukup besar.

Hasilnya adalah penurunan tingkat gula darah (karena habis terpakai dalam darah) yang terjadi sekitar jam 10-11 siang dan keinginan untuk makan lebih banyak lagi karbohidrat.

Kemudian pada jam 12-13, Anda makan siang, gula darah Anda kembali naik drastis dikarenakan untuk mencerna nasi, maka pankreas terpaksa harus memproduksi insulin lebih banyak lagi. Tubuh kemudian kecapaian dan gula darah menurun pada jam 4-5 sore, pada jam ini Anda merasa lapar lagi dan ingin ngemil sesuatu yang berlemak tinggi. Pada malam hari Anda mengonsumsi nasi lagi dan menyebabkan kadar gula darah naik kembali secara drastis. Begitulah seterusnya yang akhirnya menurunkan tingkat metabolisme Anda. Sehingga bangun tidur Anda terasa pegal atau BAB tidak teratur, dll. Kedua hal tersebut adalah beberapa hal akibat turunnya tingkat metabolisme tubuh kita.

Kriteria Sarapan Sehat
Sarapan pagi yang mengenyangkan dan menyehatkan adalah cukup nutrisi, vitamin dan mineral, cukup protein dan asam amino, cukup karbohidrat kompleks (bukan karbohidrat nasi), cukup lemak baik dan cukup air putih.

Sarapan seperti ini akan menyuplai tubuh kita nutrisi yang diperlukan sel tubuh, bukan sekedar lambung kita kenyang. Mendapatkan energi tanpa harus menaikkan hormon insulin dan menaikkan kadar gula darah setelah makan. Sarapan seperti ini menghindarkan kita dari ketergantungan terhadap karbohidrat simple (contoh: kalau tidak makan nasi, maka belum mantap dan belum terasa makan).

Sarapan sehat akan memenuhi kebutuhan nutrisi sel tubuh kita selama seharian, membantu mendapatkan energi yang baik sepanjang hari, membantu tubuh kita mendapatkan air yang baik, menjaga gula darah kita tetap normal sepanjang hari dan membantu mendapatkan tingkat kebugaran tubuh sepanjang hari.

Ayo Sarapan Sehat -Agar Sehat, Bugar, Aktif dan Cerdas.*

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved