Uskup Ruteng: Hendaklah Setelah Pilkada ini Tidak ada Lagi Kawan dan Lawan

Menurut Uskup Hubertus, yang menang dalam Pilkada hanya Karena itu, pemimpin yang terpilih hendaknya tidak menaruh dendam dan kebencian kepada lawan

Editor: Alfred Dama
zoom-inlihat foto Uskup Ruteng: Hendaklah Setelah Pilkada ini Tidak ada Lagi Kawan dan Lawan
Dok
Uskup Ruteng, Mgr. Hubertus Leteng, Pr

POS KUPANG.COM, RUTENG -- Perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini dekat sekali dengan Pilkada serentak di seluruh Tanah Air. Kiranya damai Natal dan dan Tahun Baru 2016 dapat mengakhiri seluruh proses Pilkada yang diwarnai perbedaan, perselisihan, dendam, benci, konflik dan permusuhan. Demikian pesan Natal Uskup Ruteng, Mgr. Hubertus Leteng, Pr, Rabu (23/12/2015).

Menurut Uskup Hubertus, yang menang dalam Pilkada hanya satu pasangan calon. Karena itu, pemimpin yang terpilih hendaknya tidak menaruh dendam dan kebencian kepada lawan yang kalah. Orang yang terpilih adalah pemimpin untuk seluruh rakyat, yang kalah maupun yang menang.

"Hendaklah setelah Pilkada ini tidak ada lagi kawan dan lawan, pendukung dan musuh. Semuanya menjadi rakyat. Janganlah ada lawan yang dibenci, ditolak, dibuang dan disingkirkan. Semuanya mesti diakomodir dan dirangkul sebagai kekuatan atau modal yang besar untuk menyukseskan pembangunan masyarakat," imbau Mgr. Hubertus.

Dikatakannya, musuh tidak selalu menjadi ancaman, tetapi bisa menjadi modal andalan, kekuatan, dan harapan bahkan menjadi sabahat yang amat setia dalam ziarah pembangunan demi masyarakat yang sejahtera.

Harapan agar semangat Natal mempersatukan masyarakat disampaikan Penjabat Bupati Manggarai, Dr.Jelamu Ardu Marius, M.Si, "Marilah kita kembali bergandengan tangan. Beda pilihan politik dalam Pilkada 9 Desember 2015 jangan melunturkan persaudaraan, kekeluargaan dan kekerabatan. Saya harap kita merajut kembali persaudaraan sebagai anak Manggarai," kata Marius di Ruteng, kemarin.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTT, H. Abdul Kadir Makarim menggarisbawahi pentingnya menjaga kerukunan dan kedamaian.

"Apa yang telah dirintis selama ini terkait kerukunan umat bergama di NTT terus kita jaga dengan baik," kata Makarim, Rabu (23/12/2015). Makarim juga mengimbau umat Islam di NTT agar ikut berpartisipasi menjaga keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.*

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved