Spirit NTT Nomor 176 Tahun IV, Edisi 14-20 September 2009

Akhirnya Mereka Bersalaman dan Berciuman

SOROT mata para undangan hanya tertuju ke figur Melkianus Adoe dan Ibrahim Agustinus Medah ketika pembawa acara menyampaikan agenda penyerahan palu pimpinan DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sorak sorai serta tepuk tangan para hadirin pun menggelegar ketika Melkianus Adoe mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Ibrahim Agustinus Medah.
Setelah bersalaman, keduanya pun saling berpelukan dan saling mencium pipi kanan dan pipi kiri alias "cipika-cipiki" sebagai lambang persahabatan dan persaudaraan.

"Akhirnya mereka berciuman dan bersalaman juga," teriak seorang hadirin. Seorang undangan kemudian bergumam, "Politik itu hanya seperti sandiwara saja. Kawan jadi lawan dan lawan jadi kawan."

"Asyik juga melihat momentum seperti itu. Tadinya saya pikir mereka akan sulit untuk bersalaman," tambah seorang perwira polisi dari Polda NTT.
Meskipun sudah tidak lagi menjadi anggota Partai Golkar, Melkianus Adoe tetap menjadi Ketua DPRD NTT sampai akhir masa jabatannya. Ia mengakhiri semuanya itu dengan bersalaman dan berciuman dengan Ibrahim Agustinus Medah yang juga Ketua DPD Partai Golkar NTT. (lorensius molan/antara)
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved