Angka Kemiskinan di Sumba Timur Turun 0,70 Persen, Gidion: Butuh Sinergitas

Angka Kemiskinan di Kabupaten Sumba Timur Turun 0,70 Persen, Gidion Mbilijora: Butuh Sinergitas

Angka Kemiskinan di Sumba Timur Turun 0,70 Persen, Gidion: Butuh Sinergitas
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Bupati Sumba Timur Drs. Gidion Mbilijora, M.Si (tengah) sedang memberi keterangan. 

Angka Kemiskinan di Kabupaten Sumba Timur Turun 0,70 Persen, Gidion Mbilijora: Butuh Sinergitas

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Angka Kemiskinan di Kabupaten Sumba Timur terakhir dicatat 31,73 persen dan sampai dengan saat ini baru turun 0,73 persen maka diperlukan sebuah kerharmonisasian dan sinergitas untuk dapat menurunkan angka kemiskisan itu.

Bupati Sumba Timur Drs. Gidion Mbilijir, M.Si menyampaikan hal itu saat melakukan jumpa pers dengan wartawan di Aula Sekertariat Daerah Kabupaten Sumba Timur, Kamis (16/5/2019).

Pelni Terapkan One Seat One Man

Hadir dalam kegiatan Jumpa Pers itu juga para pimpinan OPD.

Gidion didampingi Asisten II Sekda Sumba Timur Umbu Maramba Memang, dan Asisten III Isak Raga Kodha mengatakan, target pemerintah daerah adalah penurunan kemiskinan dimana angka kemiskinan terakhir tercatat 31,73 % dan sampai dengan saat ini baru turun 0,70 % terutama terhadap persoalan keluarga miskin.

Menurut Gidion, terkait penetasan kemiskinan dan peningkatan kualitas pendidikan butuh sebuah harmonisasi, sinergitas dalam sebuah program untuk bisa bergerak maju dengan memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki terutama sumber dana yang dimiliki baik dari APBN, APBD I, APBD II, maupun sumbangan dari lembaga non pemerintah.

Safari Ramadan PLN UIW NTT Berbagi Keceriaan Bersama Anak Yatim

Pemda sangat berharap untuk segera menurunkan kemiskinan itu dengan bekerja secara maksimal dengan memanfaatkan sumber dana yang ada terutama bagi keluarga miskin yang ditangani oleh Instansi-Instasi atau OPD-OPD terkait dengan mendata secara tepat agar bantuan untuk penanganan kemiskinan seperti bantuan rumah layak huni benar-benar tepat sasaran.

Kata Gidion, untuk menurunkan kemiskinan itu pihaknya selain memaksimalkan Sumber dana dari APBN, APBD I dan APBD II, juga memanfaat dana desa dan juga dana Kelurahan. Terkait alokasi dana Kelurahan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur mengalokasikan dana paling kurang Rp 500.000.000/Kelurahan.

"Kenapa apa dialokasikan dana 500 juta/Kelurahan ini sebab Kelurahan tidak dapat bantuan dana dari pusat, sementara jumlah masyarakat miskin di Kelurahan itu sangat banyak. Atas dasar itu kita alokasikan dana 500 juta/Kelurahan itu," tandas Gidion. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved