Dominikus Senang Tempati Rumah Baru Hasil Bedah Oleh TNI
Penyerahan kunci rumah secara simbolis itu dilakukan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh, Mayor (Inf) Joni Eko Prasetyo
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Dominikus Senang Tempati Rumah Baru Hasil Bedah Oleh TNI
POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Dominikus Loe, Warga Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu merasa bahagia saat menerima kunci rumah baru hasil program bedah rumah dari Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh.
Penyerahan kunci rumah secara simbolis itu dilakukan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh, Mayor (Inf) Joni Eko Prasetyo, Minggu (12/5/2019).
Penyerahan kunci rumah disaksikan Wadansatgas, Kapten Ari Murwanto, Ketua Yayasan Terang Bangsa, Yunita
Panutan, Wadanyonif 744/SYB, Camat Raihat, Edmundus Bele Bau, Romo Niko, Romo Bob, Kades Maumutin, Yohanes Dua.
• SMA Swasta Katolik Regina Pacis Bajawa di Ngada Catat Sejarah Baru Tahun 2019
• Satgas Yonif 408/Sbh Gelar Pasar Murah di Perbatasan
Selama ini, Dominikus tinggal di rumah tidak layak huni. Melalui program bedah rumah, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh membedah rumahnya menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Perwakilan keluarga, Yohanes Dua mengatakan, pemilik rumah dan seluruh keluarga mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif Raider 408/Sbh yang telah membedah rumah Dominikus Loe menjadi lebih layak huni.
Dominikus merasa bahagia dan senang karena bisa menempati rumah barunya hasil karya dari TNI.
Kegiatan bedah rumah baru pertama kali terjadi di Desa Maumutin selama beberapa satgas bertugas di perbatasan.
Hal ini menjadi kesan tersendiri yang sulit dilupakan oleh masyarakat Desa Maumutin.
• THR PNS - Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Agar THR Cair 24 Mei 2019, Jangan Sampai Terlewat!
• VIDEO: Polri Selidiki Kivlan Zen, Tetapkan Eggi Sudjana Tersangka Makar, Ini Sosok Kedua Orang Itu
Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh, Mayor (Inf) Joni Eko Prasetyo mengatakan, Satgas sudah melaksanakan bedah rumah warga perbatasan sebanyak tujuh rumah.
Satgas masih melakukan bedah rumah di beberapa tempat lagi dalam sisa waktu tugas dua bulan ke depan.
Kegiatan bedah rumah ini sesungguhnya bentuk perhatian TNI terhadap kondisi masyarakat di perbatasan bukan dilihat dari pembangunan fisiknya.
"Pembangunan fisik bukan jadi ukuran tetapi yang mau dilihat adalah kepedulian dan membangkitkan nilai gotong royong di tengah masyarakat," kata Joni Eko. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).