Pemilu 2019

Semua Pemilih di Lembata Diundang Ikut Pemungutan Suara Ulang

Semua pemilih di Kabupaten Lembata Diundang untuk Ikut Pemungutan Suara Ulang

Semua Pemilih di Lembata Diundang Ikut Pemungutan Suara Ulang
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Ketua KPUD Lembata, Elias Kaluli Making (kanan) dan Jubir KPU setempat, Herman Tadon (kiri) di KPUD Lembata, Senin (22/4/2019). 

Semua pemilih di Kabupaten Lembata Diundang untuk Ikut Pemungutan Suara Ulang

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA -- Semua pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap ( DPT) pada tiga TPS di dua dapil di Kabupaten Lembata, akan diundang untuk mengikuti pemungutan suara ulang (PSU) pada Sabtu (27/4/2019) nanti.

"Semua pemilih di masing-masing TPS akan diundang untuk ikut PSU nanti. Sedangkan pemilih yang sebelumnya menggunakan e-KTP, tidak akan diundang. Sebab sumber masalah hingga dilakukan PSU adalah penggunaan E-KTP tanpa disertai dokumen yang lain," ujar Ketua KPUD Lembata, Elias Kaluli Making, ketika ditemui Pos Kupang.Com, Senin (22/4/2019).

Amanuban Barat Pertama di TTS yang Lakukan Pleno Penghitungan Suara

Untuk memperlancar pelaksanaan PSU, kata Herman, mekanismenya sama, yakni KPU mendistribusi surat suara ke tiga TPS itu, masing-masing ke TPS 01 di Desa Lewoeleng, TPS 11 di Kelurahan Selandoro dan TPS 01 Kelurahan Lewoleba Barat.

Di TPS 01 Lewoeleng, kata Herman, tercatat 241 pemilih. Berikutnya, TPS 01 Kelurahman Selandoro sebanyak 198 pemilih dan di TPS 01 Kelurahan Lewoleba Barat sebanyak 238 pemilih. Pihaknya berharap agar saat PSU nanti semua pemilih hadir dan memberikan hak suara seperti saat pemungutan suara Rabu, 17 April, kemarin.

67 Rombongan Ramaikan Prosesi Pawai Paskah ke-25 di Kupang

Dikatakannya, PSU ulang itu karena saat pemilu ada 8 pemilih yang menggunakan KTP elektronik (e-KTP) tanpa didukung oleh format lainnya. Padahal, itu tidak dibenarkan oleh peraturan tang ditetapkan KPU.
8 Pemilih itu, lanjut dia, ada pada tiga TPS tersebut, yakni satu pemilih di TPS 01 Desa Lewoeleng. Berikutnya 3 pemilih di TPS 11 Selandoro dan 4 pemilih lainnya ada di TPS 01 Kelurahan Lewoleba Barat.

Dengan demikian, lanjut dia, maka saat pemungutan suara ulang nanti, hanya pemilih yang terdaftar pada DPT untuk TPS masing-masing yang dibolehkan untuk mengikuti PSU tersebut. Sedangkan 8 oknum pemilih itu tak dibolehkan mencoblos pada TPS tersebut.

Bahwa hal itu akan berdampak terhadap perolehan suara seperti hasil pemungutan suara sebelumnya, Elias Making membenarkannya. Sebab itu merupakan konsekuensi dari pemungutan suara ulang tersebut.

Menurut dia, lantaran 3 TPS tersebut akan digelar pemungutan suara ulang, maka pleno penghitungan suara untuk masing-masing TPS terpaksa dipending sementara waktu. "Jadi penghitungan suara di tingkat PPK untuk 3 TPS tersebut dipending dulu. Sebab PSU baru akan dilaksanakan pada Sabtu (27/4/2019) nanti," ujar Elias.

Ia membenarkan bahwa saat ini sejumlah PPK di Lembata menggelar rapat pleno penghitungan suara hasil pemilihan umum pada Rabu (17/4/2019). Sedangkan PPK Kecamatan Nubatukan baru melangsungkan agenda tersebut pada Selasa (23/4/2019).

"Itu hasil rapat pleno di PPK Nubatukan dan kami di KPU tidak bisa mengintervensi lebih jauh. Jika keputusan plenonya demikian, yah kami tinggal ikut saja. Tapi prinsinya, kegiatan itu masih dalam jadwal yang ditetapkan KPU, yakni pleno penghitungan suara itu antara 18 April 2019 - 4 Mei 2019," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved