Pelantikan Ketua PKK, Julie Laiskodat Tenangkan Undangan yang Ribut

Julie Laikodat selaku Ketua Deskranada Provinsi Nusa Tenggara Timur terpaksa harus menenangkan para undangan yang ribut

Pelantikan Ketua PKK, Julie Laiskodat Tenangkan Undangan yang Ribut
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Suasana pelantikan ketua PKK di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT, Kamis (14/2/2019). 

Pelantikan Ketua PKK, Julie Laiskodat Tenangkan Undangan yang Ribut

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Julie Laikodat selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur terpaksa harus menenangkan para undangan yang ribut saat acara pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK
TTS, Manggarai Timur, Sabu Raijua dan Rote Ndao di Aula El Tari, Kantor Gubernur NTT. Kamis (14/2/2019).

Acara pelantikan Ketua PKK, dijadwalkan usai pelantikan Bupati dan wakil Bupati TTS, Manggarai Timur, Rote Ndao dan Sabu Raijua.

"Sebelum saya mulai saya minta undangan jangan ribut ya. Sekali lagi saya minta kita hening. Ini sama pentingnya dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati," ungkap Julie.

Setelah suasana di ruangan pelantikan lebih tenang, Julie lalu melanjutkan acara pengukuhan Ketua Penggerak PKK.

PT KAI Buka Lowongan Kondektur Berijazah SMA, Gajinya Lebih Besar dari Sarjana PNS

Egusem Piether Tahun dan Jhony Army Konay Dapat Ucapan Selamat Dari Warganet

 Nicolo Zaniolo Jadi Penentu Kemenangan AS Roma, Begini Perasaannya

Acara pelantikan Bupati, Wakil Bupati dan Ketua PKK di Aula El Tari, di jaga ketat oleh aparat kepolisian.

Para undangan, keluarga dan wartawan dilarang membawa tas ke dalam ruang Aula El Tari, Kantor Gubernur NTT, tempat acara pelantikan diadakan.

Penjagaan dilakukan di sejumlah di titik, baik sekitar halaman kantor gubernur juga di pintu masuk Aula El Tari.

Beberapa undangan dan wartawan sempat melakukan protes. Namun aparat menegaskan bahwa mereka menjalankan perintah panitia.

Sayangnya, ada beberapa keluarga dan undangan yang akhirnya lolos ke ruang pelantikan membawa tas.

Sementara itu para wartawan akhirnya diizinkan membawa tas karena alasan peliputan.

"Kami bawa tas isinya kamera, hp dan laptop untuk keperluan peliputan," ungkap salah seorang wartawan kepada aparat.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved