Gubernur Laiskodat Persilahkan Investor Bangun Hotel Mewah, Tetapi Sayurnya dari Masyarakat Sekitar

Gubernur Laiskodat Persilahkan Investor Bangun Hotel Mewah, Tetapi Sayurnya dari Masyarakat Sekitar

Gubernur Laiskodat Persilahkan Investor Bangun Hotel Mewah, Tetapi Sayurnya dari Masyarakat Sekitar
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H sedang memberikan sambutan di hadapan Bupati dan Wabub Sumbar, pimpinan OPD, camat dan lurah serta ratusan PNS lainnya di Aula Setda Sumba Barat, Senin (11/2/2019). 

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H mempersilahkan para Investor membangun Hotel Mewah di Sumba demi memajukan Pariwisata Sumba. Namun untuk urusan kebutuhan hotel, seperti sayur, tomat, dan lain-lain harus dibeli dari masyarakat sekitar.

Karena itu, ia meminta Bupati Sumba Barat dan jajarannya perlu mempersiapkan masyarakat dengan baik agar menanam sayur-sayuran dan lain-lain sesuai keinginan hotel.

Jangan pengusaha membangun hotel mewah dan kebutuhan hotel seperti sayur, tomat, lombok dan lain-lain dipasok dari luar Sumba.

Bawaslu Ingatkan ASN dan Kepala Desa Soal Money Politics

"Saya harap hal itu tidak boleh terjadi lagi. Lahan Sumba Barat sangat luas dan rakyat Sumba Barat siap menanam. Karenanya, ia meminta pemerintah daerah mempersiapkan rakyat menghadapi perkembangan pariwisata sehingga mendapatkan manfaat langsung dari usahanya," kata Gubernur di hadapan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat, pimpinan OPD, camat dan lurah serta ratusan PNS yang memenuhi ruangan Aula Setda Sumba Barat, Senin (11/2/2019).

Cegah Abrasi di Pantai Borong, Dinas PUPR Manggarai Timur Bangun Turap Pengaman

Gubernur Laiskodat juga meminta pemerintah daerah harus mempersiapkan rakyat dengan baik dalam menghadapi perkembangan pembangunan pariwisata Sumba.

Kalau ada masyarakat malas harus dengan pendekatan sedikit keras agar mau melaksankannya. Tetapi kalau masyarakatnya bodoh tak mau mengikuti keinginan pemerintah untuk berubah, tinggalkan saja.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Laiskodat juga meminta para pegawai lingkup pemerintahan Kabupaten Sumba Barat dapat mengenakam pakaian adat lengkap, sehari dalam setiap minggu dalam tugas pelayanan pemerintahan seperti biasa.

Hal itu sebagai wujud menghargai karya intelektual nenek moyang yang terwariskan hingga saat ini sekaligus mendukung pembangunan pariwisata Sumba.

Karena itu jangan malu berpakaian adat Sumba karena itu ensitas kekhasan budaya daerah ini yang wajib dijaga dilestarikan generasi penerus daerah dan bangsa ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved