Sosialisasi Pemilu

Moses Menyebut Ada Pendamping yang Memaksa Kelompok Disabilitas Pilih Ikut Maunya

Di salah satu TPS di Kelurahan Maulafa, pendamping memaksa pemilih disabilitas ini untuk memilih sesuai mau dari pendamping

Moses Menyebut Ada Pendamping yang Memaksa Kelompok Disabilitas Pilih Ikut Maunya
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Penyandang disabilitas mengikuti sosialisasi pemilu di Kantor DPD RI NTT,Jl. Polisi Militer Kupang, Rabu (16/1/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Para penyandang disabilitas mengaku ada pendamping di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang memaksa mereka untuk memilih sesuai keinginan pendamping. Padahal penyandang disabilitas punya pilihan sendiri.

Hal ini disampaikan Moses Goda alias Mosgo, salah satu penyandang disabilitas pada acara sosialisasi Pemilu yang digelar KPU NTT. Sosialisasi ini berlangsung di Kantor DPD RI Provinsi NTT, Jl. Polisi Militer Kupang, Rabu (16/1/2019).

"Ini fakta dan terjadi di salah satu TPS di Kelurahan Maulafa. Saat itu (pilkada 2018) pendamping memaksa pemilih disabilitas ini untuk memilih sesuai mau dari pendamping," kata Mosgo.

Dia menjelaskan, persoalan ini harus menjadi perhatian agar tidak terulang lagi.

Mario, penyandang disabilitas lainnya, menanyakan soal pemilih yang sudah terdata di TPS satu, apakah bisa pindah ke TPS lain.

Sedangkan Dodi menanyakan apakah saat pemilu, pemilih bisa membawa kartu keluarga atau tidak.

"Saya juga mau tanya, apakah ada teman disabilitas yang menjadi saksi di TPS? Kalau ada, beritakan kami, ada berapa banyak," kata Dodi.

Kasubag Teknis KPU NTT, Agus Olapaon mengatakan, pendamping tidak boleh memengaruhi pemilih. "Pendamping itu hanya dampingi dan tidak untuk pengaruhi pilihan pemilih yang didampingi," kata Agus.

Sedangkan soal pindah TPS, dia mengakui, tidak bisa dilakukan apabila tidak memiliki alasan yang benar. "Jangan karena pacarnya di TPS , lalu minta pindah ke TPS itu," katanya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved