Yohanes Lalang Berterima Kasih kepada JICA yang Mendukung Usahanya di Bidang Pertanian

Yohanes Lalang mengakui mendapat perhatian, selain dari BBPP Kupang, juga dari Japan International Cooperation Agency (JICA)

Yohanes Lalang Berterima Kasih kepada JICA yang Mendukung Usahanya di Bidang Pertanian
POS-KUPANG.COM/EDY HAYONG
Yohanes Lalang mendapat dukungan dari JICA dalam mengembangkan usaha pertanian. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM | NOELBAKI - Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Yohanes Lalang mengakui dalam pengembangan usaha pertanian hortikultura, dirinya, selain mendapat perhatian dari Balai Besar Penyuluhan Peternakan (BBPP) Kupang, juga dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

JICA merupakam lembaga  yang  mendorong pelaksanaan berbagai proyek pembangunan pada tingkat masyarakat akar rumput di berbagai negara berkembang yang diprakarsai oleh berbagai mitra pembangunan Jepang (khususnya lembaga swadaya masyarakat atau LSM, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi) yang memiliki teknologi dan pengalaman dalam pembangunan.

Proyek JPP ditujukan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di berbagai negara.

Yohanes Lalang kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (16/1/2019), menuturkan, usaha yang dikembangkannya ini swadaya murni.

Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo Diharapkan Dongkrak Wisatawan

Penjaga Kos Tempat Dosen Selingkuh Beri Pengakuan Mengejutkan Soal Dosen dan Mahasiswinya

Pembunuhan Gadis di Alor, Tak Disangka Polisi Temukan Hal Ini yang Dilakukan Pacarnya

Usaha hortikultura yang ada sekarang ini dikerjakan karena panggilan jiwa untuk memanfaatkan potensi lokal yang belum banyak diminati orang. Ketika orang lain melihat dengan sebelah mata, maka itulah yang memotivasi dirinya untuk berkarya bagi banyak orang.

Selama dalam proses kegiatan yang dilaksanakan, kata Yohanes, dirinya bersyukur mendapat perhatian istimewa dari JICA. Perhatian JICA dalam bentuk bantuan dana untuk pembangunan serba guna dan sumur bor dalam mendukung usaha yang ada tahun 2016.

"Saya banyak berterima kasih kepada JICA yang sangat peduli dengan usaha yang saya rintis ini. Saya tidak mengharapkan bantuan pemerintah berupa penyediaan bibit, fasilitas penunjang lain seperti polibag, pupuk, tapi semata-mata usaha mandiri. Saya punya prinsip selama tenaga masih kuat dan Tuhan masih berikan umur panjang, saya bersama istri akan terus berkarya di bidang pertanian," kata bapak dua anak ini.

Menurutnya, dari hasil karya yang ada, dia pernah mengukir prestasi pada festival tanaman hias dalam rangka HUT Undana tahun 2016 meraih peringkat pertama. Hasil karyanya dipamerkan pada ajang tersebut dan setiap tahun selalu diikutsertakan pada festival yang digelar Undana.

Dirinya pun bersyukur diundang berbagai pihak untuk memberikan motivasi kepada kaum muda untuk mencintai bidang pertanian seperti yang sedang dia tekuni ini. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved