Berita Kabupaten TTU

Progres Pekerjaan Rumah untuk Antonius Lua Capai 50 Persen

Progres pengerjaan fisik rumah Antonius Lua, salah seorang warga dari Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, telah mencapai sekitar 50 persen.

Progres Pekerjaan Rumah untuk Antonius Lua Capai 50 Persen
pos-kupang/thomas mbenu nulangi
Progres pengerjaan fisik rumah Antonius Lua, salah seorang warga dari Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, telah mencapai sekitar 50 persen. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Progres pengerjaan fisik rumah Antonius Lua, salah seorang warga dari Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, telah mencapai sekitar 50 persen.

Berdasarkan pantauan Pos-Kupang.com, Minggu (13/1/2019), pekerjaan rumah tersebut sudah sampai pada tahap pemasangan rangka atap serta pemasangan dinding dari batu bata.

Danton Waltis Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Letda. CZI. Agum Harseno kepada Pos-Kupang.com mengatakan, sudah lima hari pihaknya mengejakan rumah tersebut.

Meskipun baru lima hari mengerjakan rumah tersebut, kata Agum, progres pengerjaan sudah setengah perjalanan karena dari pihaknya mengerjakan rumah tersebut dari nol.

"Progres pengerjaanya sudah sekitar 50 persen, karena kita mulai dari pondasi, kemudian rangka atap dan sebagian tembok sudah terpasang," ungkapnya.

Dijelaskan Agum, dalam mengerjakan rumah Antonius Lua, pihaknya mangalami beberapa hambatan yang dihadapi seperti hujan yang mengguyur wilayah Desa Napan sehingga menghambat proses pengerjaan.

"Selain itu, kami juga harus mengangkat kayu dari hutan menuju ke rumah bapak Antonius ini sehingga harus membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengerjakan rumah ini," katanya.

Berkaitan dengan target pengerjaan, tegas Agung, pihaknya akan merampungkan pengerjaan rumah samai 14 hari kedepan. Bahkan dirinya optimis pengerjaan sebelum 14 hari sudah selesai.

"Kami optimis sesuai dengan target 14 hari sudah selesai. Bahkan kami optimis seeblum 14 hari kami sudah menyelesaikan pekerjaan rumah ini," ungkapnya.

Agung menjelaskan, rumah yang awalnya direncanakan dibangun dengan ukuran 6 × 4 meter diubah menjadi 8 × 5 meter dan juga dilengkapi dengan dapur dan kamar mandi.

"Jadi setelah kita lihat RAB dan memungkinkan untuk tambah ukuran, maka kita bangun rumah rumah sehat. Dan dibelakang kita tambah lagi dengan kamar mandi dan dapur," ujarnya.

Agum mengungkapkan, tidak ada pihak yang membantu mengerjakan proyek rumah tersebut. Namun hanya dibantu oleh dua orang masyarakat yang ada di Desa Napan. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved