Berita Kupang Terkini

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Bayi di Kupang, Oknum Mahasiswi Peragakan 26 Adegan

YN bersama tiga saksi memeragakan sebanyak 26 adegan sesuai dengan keterangan yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP)

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Bayi di Kupang, Oknum Mahasiswi Peragakan 26 Adegan
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
YN memerankan 26 adegan dalam proses rekonstruksi yang berlangsung di Mapolsek Oebobo Kota Kupang, Kamis (3/1/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Rekonstruksi kasus pembunuhan bayi usai dilahirkan oleh YN (24) pada Minggu (16/12/2018) malam sekira pukul 22.00 Wita di Jalan Hati Murni RT.16/RW.12, Kelurahan Oebobo Kecamatan Oebobo,  persis di belakang Hotel Cendana Kupang, menghadirkan orang tua serta tiga saksi.

YN bersama dengan tiga saksi memeragakan sebanyak 26 adegan sesuai dengan keterangan yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) polisi di hadapan penyidik dan tim identifikasi Polres Kupang Kota di Mapolsek Oebobo, Kupang pada Kamis (3/1/2019) siang.

Kapolsek Oebobo AKP Yulius Lau melalui Kanit Reskrim Iptu I Komang Sukamara kepada wartawan usai rekonstruksi menjelaskan, rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas perkara  dan menjadi gambaran untuk menjelaskan ke JPU terkait kasus itu.

“Kita rekonstruksikan sebanyak 26 adegan yang dilakukan oleh pelaku dan tiga saksi,” ujar I Komang.

Saksi yang dihadirkan pada saat rekonstruksi terdiri dari saudara pelaku, HN dan BN serta Daud Djara, pemilik indekos yang ditempati YN.

Polwan Ini Dipecat Gara-gara Foto Tak Senonoh Dirinya Diunggah Sang Pacar di Facebook

Ratusan Pelajar Indonesia Diduga Menjalani Kerja Paksa pada Perusahaan di Taiwan

Silpa di Lembata Tahun Anggaran 2018 Capai Rp 75 Miliar Lebih, Penyumbang Terbanyak Dinas PUPRP

Komang lebih lanjut menjelaskan, pelaksanaan rekonstruksi yang dilakukan di Mapolsek Oebobo semata-mata karena pertimbangan keamanan, dan hal tersebut tidak menjadi masalah karena diatur dalam undang-undang.

Komang menyebut, pelaku disangkakan melanggar Pasal 80 ayat 3 nomor 35 tahun 2012 tentang penganiayaan mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yovi yang saat ini terdaftar sebagai  mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Kupang ini tega membunuh darah dagingnya sendiri usai dilahirkan karena takut diketahui oleh keluarganya.

Kejadian naas ini terjadi pada Minggu (16/12/2018) malam sekira pukul 22.00 Wita di kostnya yang terletak di jalan Hati Murni RT.16/RW.12, Kelurahan Oebobo Kecamatan Oebobo atau persis di belakang Hotel Cendana Kupang.

Halaman
123
Penulis: Ryan Nong
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved