Berita Kabupaten TTU Terkini

106 Anggota Baru PMKRI Cabang Kefamenanu Dilantik

Sebanyak 106 orang anggota baru PMKRI Cabang Kefamenanu, Santo Yohanes Don Bosco dilantik

106 Anggota Baru PMKRI Cabang Kefamenanu Dilantik
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Ketua PMKRI Cabang Kefamenanu, Wendelinus Kefi saat menyematkan baret merah bol kuning kepada dua perwakilan anggota baru di Aula Margasiswa, Jumat (14/12/2018). 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Sebanyak 106 orang anggota baru yang telah mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) dan Masa Bimbingan (Mabim) di

Pelantikan anggota baru PMKRI tersebut dilakukan di Margasiswa PMKRI Cabang Kefamenanu, yang beralamat di Jalan Lorens Lake, Kelurahan Kefa Selatan, Kecamatan Kota Kefa, Kabupaten TTU pada, Jumat (14/12/2018) sekitar pukul 19:30 Wita.

Acara pelantikan ditandai dengan penyematan baret kepada dua orang perwakilan anggota baru PMKRI Cabang Kefamenanu. Setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan anggota baru PMKRI Cabang Kefamenanu.

DPC Partai Demokrat TTU Targetkan 4 Kursi Pada Pileg 2019

Ketua PMKRI Cabang Kefamenanu, Wendelinus Kefi dalam sambutannya mengatakan, pada dasarnya pembinaan dalam PMKRI ditujukan untuk membentuk anggota PMKRI dalam mencapai keunggulan pribadi dengan integritas yang utuh dalam bingkai tiga benang merah perhimpunan yakni intelektualitas, kristianitas, dan fraternitas.

Izhu Ingin Kembangkan Musik Daerah NTT

"Dalam kaitannya dengan kristianitas, anggota PMKRI dituntut untuk memiliki rasa kemanusiaan dimana terdapat kepekaan terhadap segala unsur manusiawi yang meliputi solidaritas pada setiap pribadi manusia atau makna keberpihakan terhadap kaum tertindas," ungkapnya.

Welindus mengharapkan, anggota PMKRI dapat memaknai panggilan hidup misioner yang menuntut sikap siap sedia bahwa setiap kegiatan hidup, tidak hanya didasarkan kepada kepentingan diri sendiri melainkan sejauh mungkin diabadikan pada kepentingan sesama yang lebih besar.

Hironimus Joni Tulasi dalam sambutannya mewakili senior dan alumni mengatakan, pelantikan terhadap anggota baru PMKRI, mau menunjukan bahwa anggota baru harus dapat siap sedia dalam membangun organisasi PMKI sehingga tetap eksis sebagai organisasi pengkaderan dan perjuangan.

"Kalau menjadi anggota PMKRI apa yang harus dilakukan. Berdasarkan konstitusi PMKRI, maka kita harus bertanggung jawab terhadap organisasi. Karena ini, organisasi adalah mahasiswa, dibentuk atas kesadaran mahasiswa tanpa ada tekanan dari siapapun," ujarnya.

Hironimus mengatakan, sebagai organisasi mahasiswa, maka dalam melakukan kerja organisasi tidak digaji oleh organisasi. Oleh karena itu, sebagai anggota, dituntut mau meluangkan waktu dan tenaga untuk berbakti bersama dalam organisasi.

"Karena kalau kita sendiri yang berjuang sendiri-sendiri maka tidak akam terwujud maksud yang kita perjuangkan. Oleh karena itu, kita bersama, sehingga perjuangan kita yang dirasa sulit akan menjadi mudah, oleh kebersamaan kita," ungkapnya.

Menurutnya, PMKRI sebagai organisasi mahasiswa yang sangat konsen terhadap pengkaderan dan perjuangan tidak memberi lebih kepada seluruh anggotanya. Namun melalui organisasi PMKRI, semua anggotanya dapat ditempa menjadi pribadi yang lebih baik. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved