Berita Kabupaten Belu Terkini

Patung Bunda Maria Setinggi 25 Meter Dibangun di Teluk Gurita Belu

Pemkab Belu telah mengalokasikan anggaran Rp 16 M untuk pembangunan patung Bunda Maria di Teluk Gurita, Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak.

Patung Bunda Maria Setinggi 25 Meter Dibangun di Teluk Gurita Belu
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belu, Remigius Asa 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Untuk mendukung sektor pariwisata di Kabupaten Belu, pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp 16 M untuk pembangunan patung Bunda Maria di Teluk Gurita, Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak.

Dana senilai Rp 16 M ini untuk membiayai dua item pekerjaan yakni, pembangunan patung dan pembangunan pelataran (landscape). Proses pembangunan patung dan pelataran (landscape) akan dilaksanakan tahun 2019.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belu, Remigius Asa kepada POS- KUPANG.COM, Senin (3/11/2018).

Lapak Pasar Oebobo Selalu Kebanjiran Sewaktu Hujan

Menurut Remi Asa, potensi pariwisata di Kabupaten Belu cukup besar, baik wisata alam, budaya dan wisata buatan. Pemerintah Kabupaten terus memberikan perhatian dalam menata obyek-obyek wisata alam dan budaya.

Untuk menambah daya tarik wisata, Pemerintah Kabupaten Belu membangun lagi patung Bunda Maria di Teluk Gurita, Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak. Patung Bunda Maria ini dibangun setinggi 25 meter dari bahan pasir silika dan perunggu. Berat patung 45 ton.

Penerimaan Sewa Laboratorium di Dinas PUPR NTT Lampaui Target

Keberadaan patung ini akan menambah daya tarik wisata di Kabupaten Belu sehingga mendongkrak perekonomian nasional, provinsi dan Kabupaten Belu sendiri serta berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

Menurut Remi Asa, pariwisata selalu berdampak langsung dengan perekonomian masyarakat. Semakin banyak obyek wisata yang dikelola maka semakin besar peluang bagi masyarakat dalam berusaha.

Buktinya beberapa destinasi wisata yang dikelolah pemerintah desa selama ini telah memberikan kontribusi positif pada peningkatan ekonomi masyarakat desa. Seperti
destinasi sumber air Webot, Air Terjun Mauhelen bukit Fulan Fehan dan Mata Air Lahurus.

Sedangkan destinasi wisata yang dikelola pemerintah kabupaten melalui Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Genpi adalah Pantai Pasir Putih Atapupu. Target pendapatan dari obyek wisata ini tahun 2018 sebesar Rp 60 juta dan sampai dengan November 2018 sudah terealisasi Rp 58 juta.

Data ini menunjukkan, obyek wisata Pantai Pasir Putih Atapupu diminati serta dikunjungi wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Sesuai pengamatan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Belu, kelompok usaha yang beraktivitas di Pantai Pasir Putih Atapupu dan sekitarnya telah merasakan manfaat dari sektor pariwisata. Apalagi, pasar digital di obyek wisata ini sudah dibentuk dan sudah diresmikan oleh Menteri Pariwisata beberapa bulan lalu.

Remi Asa meminta dukungan dari semua stakeholder agar terus mengembangkan pariwsata di Kabupaten Belu. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved