Berita Kota Kupang Terkini

Lapak Pasar Oebobo Selalu 'Kebanjiran' Sewaktu Hujan

Lapak Pasar Oebobo yang terletak tak jauh dari kantor PD Pasar Kota Kupang selalu 'kebanjiran' tiap kali hujan turun.

Lapak Pasar Oebobo Selalu 'Kebanjiran' Sewaktu Hujan
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Domi Woi sedang melihat seng bocor di lapak Pasar Oebobo. Foto diabadikan Senin (3/12/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Lapak Pasar Oebobo yang terletak tak jauh dari kantor PD Pasar Kota Kupang selalu 'kebanjiran' tiap kali hujan turun.

Pada Senin (3/12/2018) siang, hujan kembali mengguyur Kota Kupang, membuat beberapa pedagang menutup jualannya dengan terpal.

Tak hanya lapak yang menjual pakaian, tetesan air hujan membasahi juga sembako-sembako yang dijual pedagang lainnya.

Djami Rebo: Pembangunan Infrastruktur Jalan Butuh Koordinasi Pemprov dan Pemerintah Kabupaten

Domi Woi (42), pedagang asal Kabupaten Bajawa, meletakkan sebuah ember tepat di samping jualannya.

Tetesan hujan itu tertampung di ember tersebut, lalu terjiprat ke lantai lantaran butir-butir air itu menghantam permukaan ember.

Pembangunan Infrastruktur NTT 2019 Gunakan Pola Pendekatan Prioritas Kepulauan, Ini Tujuannya

Tak lama, dia mengipas-ngipas jualannya yang sedari tadi dikerumuni lalat.

"Waktu musim hujan, jualan di tutup. Sepanjang lorong ini bocor. Kalau angin bisa terbang sengnya," katanya kepada POS-KUPANG.COM, Senin (3/12/2018).

Domi mengatakan pernah mengeluhkan hal ini ke PD Pasar Kota Kupang yang terletak tak jauh dari lokasi jualannya.

Namun naas, keluhan itu rupanya salah alamat. "Katanya Disperindag yang berwenang bangun pasar ini," ujarnya.

Sejak memulai usaha pada tahun 2001, Domi telah dua kali pindah tempat jualan. Sebelum adanya lapak, katanya, dia berjualan di bagian depan pasar Oebobo. "Sekarang dengan adanya lapak ini, saya jualan di bagian belakang sini," ujarnya.

Dulu, akunya, pembeli lebih banyak membeli jualannya, karena letak tempatnya berjualan dekat jalan.

"Sekarang ini sudah jarang. Apalagi letaknya di belakang pasar," katanya.

Walau begitu, dia berharap pihak pemerintah bisa memperbaiki lapak yang telah bocor ini.

"Karena kalau sudah hujan, kami tidak bisa jualan seperti biasa," katanya. (*)

Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved