Berita Rekrutmen CPNS 2018

Melahirkan, Satu Peserta di Manggarai Barat tak Bisa Ikut Testing CPNS, Ini Kebijakan Panitia

Satu orang peserta testing CPNS di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), tidak bisa mengikuti ujian karena melahirkan.

Melahirkan, Satu Peserta di Manggarai Barat tak Bisa Ikut Testing CPNS, Ini Kebijakan Panitia
POS-KUPANG.COM/Servatinus Mammilianus
Setiap peserta diperiksa oleh panitia sebelum masuk ke ruangan ujian CPNS di Manggarai Barat, Kamis (8/11/2018 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Satu orang peserta testing CPNS di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), tidak bisa mengikuti ujian karena melahirkan.

Panitia pelaksana testing CPNS mempersilahkan yang bersangkutan untuk tetap bisa mengikuti ujian pada hari terakhir tanggal 13 November 2018.

"Peserta itu atas nama Yuliana Senai, jabatan formasi Pengelola Kefarmasian. Dia seharusnya ujian pada hari Selasa tanggal 6 November 2018. Pada tanggal 5 malam dia masuk Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo karena melahirkan lewat operasi sesar. Setelah berkoordinasi dengan panitia dari BKN, dia masih tetap bisa mengikuti ujian pada hari terakhir," kata Kepala Sub Bidang (Kasubid) Perencanaan dan Formasi pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Mabar, Dionisius Prisaldus Katra, kepada POS-KUPANG.COM saat ditemui di lokasi testing CPNS di SMKN 1 Labuan Bajo, Kamis (8/11/2018).

Baca: Sumari Manao Bangga Juarai Lomba Penuturan Sejarah Lokal

Jumlah peserta testing CPNS di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang lolos nilai standar atau passing grade (PG) bertambah menjadi 13 orang.

Bertambahnya jumlah itu, setelah hasil testing lima sesi pada hari keenam, Kamis (8/11/2018).
Satu orang yang lolos pada hari itu merupakan peserta ujian sesi ketiga, yakni Flavianus Hermanto Denggot. Hermanto meraih nilai TWK 110, TIU 110 dan TKP 149 sehingga totalnya 369.

Baca: Seleksi CPNS di Sumba Tengah, 1.640 Peserta Rebut 301 Formasi, yang Lulus Passing Grade 11 Orang

Pada sesi tiga tersebut diikuti 98 peserta dan 2 peserta tidak hadir. Total jumlah peserta dari sesi satu sampai sesi lima hari itu sebanyak 494 orang. Sedangkan total yang tidak hadir 6 orang.

Secara keseluruhan jumlah peserta yang sudah mengikuti testing dari hari pertama, Sabtu (3/11/2018) sampai Kamis sore, sebanyak 2.971 orang. Sedangkan total yang tidak hadir 29 orang.

Sejak hari pertama hingga hari keenam itu, baru 13 orang yang lolos. Beberapa peserta lain yang sudah lolos passing grade pada testing hari sebelumnya, yaitu Rosalina Dona, dengan nilai TWK 75 , TIU 80 dan TKP 144.

Natalia Sarti Patas dengan nilai TWK 90, TIU 80, TKP 146, Yulianus Darto, dengan nilai TKP 144, TIU 100 dan TWK 80.
Hubertus Madur dengan nilai TWK 80, TIU 80 dan TKP 144 sehingga total 304. Anisetus Arjo dengan perolehan nilai TWK 105, TIU 85 dan TKP 145. Rolandus Medician Jaga meraih TWK 95, TIU 90 dan TKP 143.

Priska Setiavinata Danggur untuk soal TWK meraih nilai 140, TIU 110 dan TKP 145. Yohana Petreani Wahyuni, meraih TWK 100, TIU 80 dan TKP 152. Dionesia Gaveni, dengan perolehan nilai TWK 85, TIU 80 dan TKP 148 total nilai 313.

Flora D N Narung dengan perolehan nilai TWK 110, TIU 80, TKP 143 total nilai 333. Nikolaus Budiarto Rawa, meraih TWK 110, TIU 90, TKP 147 sehingga total 347.

Dewi Sulistian Ningsih, nilai TWK 105, nilai TIU 90 dan nilai TKP 145, total nilai 340. Ketentuan Standar nilai passing grade, yakni TKP 143, TIU 80 dan TWK 75. (*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved