Berita Rekrutmen CPNS 2018

Seleksi CPNS di Sumba Tengah, 1.640 Peserta Rebut 301 Formasi, yang Lulus Passing Grade 11 Orang

Pelaksanaan seleksi CPNS Kabupaten Sumba Tengah, dari 1.640 peserta yang merebut 301 formasi, yang lulus passing grade hanya 11 orang

Seleksi CPNS di Sumba Tengah, 1.640 Peserta Rebut 301 Formasi, yang Lulus Passing Grade 11 Orang
POS KUPANG/COM/PETRUS PITER
Mama Ardo Menangis Sesenggukan memeluknya anaknya Ardo yang gagal lolos passing grade pada ujian CPNS Kabupaten Sumba Barat, Rabu (7/11/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA - Pelaksanaan seleksi CPNS Kabupaten Sumba Tengah tahun 2018 berakhir, Kamis (8/11/2018). Dari 1.640 peserta yang merebut 301 formasi, yang lulus passing grade hanya 11 orang

Pada ujian terakhir hari Kamis (8/11/2018) terdapat 4 orang yang lulus sehingga total menjadi 11 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sumba Tengah, Drs. Johanis Umbu Djanga menyampaikan hal itu melalui telepon selulernya, Kamis (8/11/2018.

Baca: Sekda Kota Kupang Minta Generasi Muda Sukseskan Pesta Politik 2019

Menurutnya, peserta ujian CPNS kali ini sebanyak 1.640 orang yang memperebutkan 301 formasi CPNS Kabupaten Sumba Tengah tahun 2018.

Ia menambahkan, rendahnya angka kelulusan CPNS kali ini lebih karena waktu terlalu singkat juga karena peserta sendiri kurang cermat membaca soal ujian dan kurang cermat oula mengatur waktu mengerjakan 100 soal ujian CPNS itu.

Baca: KP3 Bandara Tambolaka Gagalkan Keberangkatan 4 TKI Keluar Daerah

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sumba Barat, Drs. Titus Diaz Liurai, S.Sos yang ditemui POS-KUPANG.COM di kantornya, Rabu (7/11/2018), mengatakan, pelaksanaan ujian CPNS Kabupaten Sumba Barat telah selesai hari Rabu (7/11/2018).

Hasilnya, hanya 8 orang yang lulus dari 1.557 peserta yang mengikuti ujian CPNS kali ini untuk memperebutkan 286 formasi CPNS Kabupaten Sumba Barat tahun 2018.

Terhadap rendahnya kelulusan CPNS kali ini, Kepala BKPP, Titus Diaz mengatakan, Kamis (8/11/2018), berangkat ke Jakarta menemui Kementerian PAN-RB dan BKN untuk mencari solusi terbaik karena daerah sangat membutuhkan pegawai.

Baginya, rendahnya kelulusan CPNS kali ini bukan karena tidak mampu mengerjakan soal tetapi karena waktu terbatas dan passing grade terlalu tinggi. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved