Berita Kabupaten TTU Terkini

Jumlah Sasaran Vaksin DPT di TTU Capai 5.633 Balita

Jumlah sasaran penerima vaksin difteri, pertusis, dan tetanus atau (DPT) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) tahun 2018 sebanyak 5.634 balita.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Pengelola Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Primus Y Nokas, A.Md. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Jumlah sasaran penerima vaksin difteri, pertusis, dan tetanus atau (DPT) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada tahun 2018 sebanyak 5.634 balita.

Jumlah sasaran penerima vaksin DPT sebanyak itu terdiri dari balita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 2.886 dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 2.748 orang.

Hal itu disampaikan oleh Pengelolah Imunisasi, Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Primus Y Nokas, A.Md kepada POS-KUPANG.COM di Kantor Dinas Kesehatan TTU, Selasa (25/6/2018) pagi.

Baca: Ini Penjelasan Kadis Dukcapil Malaka Terkait Lonjakan Pelayanan

Dari jumlah tersebut, jelas Primus, cakupan sasaran yang telah diimunisasi DPT HB HIB 1 sebanyak 3.017 atau setara dengan 54 persen, dengan rincian laki-laki sebanyak 1.614 dan perempuan sebanyak 1.403. "Dengan vaksin yang dipakai sebanyak 378 Vial," ungkap Primus.

Baca: Bupati Manggarai Minta Pemerintah Desa Lakukan Inovasi untuk Kepentingan Masyarakat

Primus menambahkan, cakupan sasaran yang telah diimunisasi DPT HB HIB 2 sebanyak 2.920 atau setara dengan 52 persen dengan rincian laki-laki sebanyak 1.527 dan perempuan sebanyak 1.393. Sementara vaksin yang dipakai sebanyak 365 vial.

Sementara untuk sasaran yang telah diimunisasi DPT HB HIB 3, ungkap Primus, sebanyak 2.810 atau setara dengan 50 persen dengan rincian laki-laki sebanyak 1.450 dan perempuan sebanyak 1.360.

"Jumlah vaksin yang dipakai sebanyak 352 vial. Karena satu vial dipakai untuk delapan orang balita," jelasnya.

Primus menyatakan, target sasaran imunisasi DPT di Kabupaten TTU tahun 2018 sebanyak 92,5 persen. Sedangkan target imunisasi DPT untuk tahun 2018 sebanyak 61,7 persen.

"Tapi sasaran imunisasi DPT di Kabupaten TTU sampai bulan agustus baru sebesar 50 persen sehingga kesenjangan sekitar 11,7 persen," katanya.

Adanya kesenjangan karena belum mencapai target pada bulan agustus, sebut Primus, disebabkan karena kehabisan vaksin DPT dari bulan Mei hingga Juli 2018.

"Sasaran yang telah diimunisasi khususnya antigen DPT HB HIB baru 50 persen karena kita mengalami kekosongan vaksin dari bulan mei sampai juni," jelasnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Robertus Tjeunfin, S.Kep,. Ns,. MPH menambahkan, pelaksanaan imunisasi dasar antigen DPT dilakukan terintegrasi dengan kegiatan posyandu.

"Sehingga otomatis setiap bulan berpa yang diimunisasi, teman-teman di puskemas yang tau berapa balita yang diimunisasi DPT ini," katanya.

Robertus mengatakan, kesadaran masyarakat Kabupaten TTU dalam mengantarkan anaknya untuk diimunisasi cukup tinggi. Hal itu sesuai dengan capaian imunisasi MR yang telah mencapai target.

"Jadi partisipasi masyarakat kita cukup tinggi. Hany kevakunan itu ada karena kehabisan vaksin saja, sehingga kemungkinan kecil kalau ada balita yang tidak terlayani," katanya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved