Berita Kabupaten Malaka Terkini
Ini Penjelasan Kadis Dukcapil Malaka Terkait Lonjakan Pelayanan
Pelayanan administrasi kependudukan menjelang tes CPNS di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT melonjak dari biasanya.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas
POS-KUPANG.COM | BETUN - Pelayanan administrasi kependudukan menjelang tes CPNS di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT melonjak dari biasanya. Meski kondisi demikian, pelayanan tetap berjalan sesuai standar operasional prosedur sehingga kebutuhan warga tetap terpenuhi.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Malaka, Ferdynandus Rame, kepada wartawan, saat ditemui, Selasa (25/9/2018).
Menurut Ferdynandus, pelayanan administrasi kependudukan mengalami lonjakan karena berkaitan dengan seleksi CPNS.
Baca: Bupati Manggarai Minta Pemerintah Desa Lakukan Inovasi untuk Kepentingan Masyarakat
Para pencari kerja datang dalam jumlah banyak setiap hari untuk mengurus adminitrasi kependudukan seperti, perekaman e-KTP, kartu keluarga, legalisir KTP dan KK dan surat keterangan (suket).
Lonjakan pelayanan ini membuat pegawai di dinas Dukcapil harus kerja ekstra dan selama beberapa hari pelayanan berjalan normal.
Baca: Dinas Nakertrans Kupang Adakan Pemberdayaan Pangkas Rambut
Terkait dengan antrean yang banyak, Ferdynandus mengatakan, hal itu bukan karena pelayanan yang macet tetapi karena pengurusan yang secara bersamaan sehingga terlihat banyak dan mengantre.
Terkait dengan peralatan dan fasilitas, Ferdynandus mengatakan, sejauh ini fasilitas pendukung memadai namun kendala teknis bisa terjadi karena pelayanan cukup banyak. Kondisi ini seperti yang tejadi hari Senin, printer cargo untuk cetak KTP terjadi gangguan dan saat ini sedang dalam perbaikan.
Terkait dengan gangguan teknis peralatan cetak KTP, Ferdynandus mengatakan, tenaga teknis sementara perbaiki sehingga berkas dari pencaker yang melakukan perekaman KTP bisa dicetak dan selanjutnya dibagikan kepada warga.
Menurut Ferdynandus, dari hari Kamis sampai dengan Jumat sudah 450 keping KTP yang sudah dicetak dan yang sudah diberikan kepada kepada warga hampir 300 lebih KTP.
Menurut Ferdynandus, para pencari kerja diminta untuk bersabar dan tertib saat mengurus dokumen sehingga petugas bisa bekerja dengan nyaman dan cepat melayani kebutuhan para pencari kerja. (*)