Berita Kabupaten TTS

Formasi K2 Dengan Kuota 3 Orang Terancam Hangus

Nasib kuota tiga orang K2 yang dialokasikan Kempan dan RB untuk Kabupaten TTS terancam hangus.

Formasi K2 Dengan Kuota 3 Orang Terancam Hangus
ISTIMEWA
Kepala BKD Kabupaten TTS, Linda Fobia 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Nasib kuota tiga orang K2 yang dialokasikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kempan dan RB) untuk Kabupaten TTS terancam hangus.

Pasalnya, dari jumlah 918 K2 yang di Kabupaten TTS saat ini tidak ada yang memenuhi persyaratan usia maksimal 35 tahun. Seluruh tenaga K2 sudah berusia di atas 35 tahun.

Oleh sebab itu BKD Kabupaten TTS telah bersurat ke Kempan dan RB untuk bisa memberikan kebijakan agar tenaga honorer K2 bisa langsung diangkat tanpa harus mengikuti tes seperti pelamar umumnya.

Begini Jeritan Tenaga K2 di Kabupaten TTS-NTT

Kabar Gembira! Revisi UU ASN Disahkan, Pegawai Honorer Langsung Diangkat PNS, Ini Syaratnya!

Tenaga K2 di Belu Hanya Dua Orang yang Memenuhi Syarat Ikut Seleksi CPNS 2018

Selain itu, melihat banyaknya jumlah K2 saat ini, BKD juga meminta kebijakan dari Kempan dan RB agar kuotanya bisa ditambah.

" Jujur kuota tiga orang untuk K2 kita sangat kecil karena jumlah K2 cukup banyak. Tetapi yang lebih membingungkan lagi, Kempan dan RB memberikan kuota untuk kita tetapi secara persyaratan kita tidak memenuhi syarat. Padahal data K2 kita sudah masuk ke Kempan dan RB.

Ini yang kita pertanyakan. Oleh sebab itu, kita sudah mangirimkan surat ke Kempan dan RB agar bisa membuat kebijakan agar persyaratan formasi K2 tidak disamakan dengan pelamar umum.

Kita juga meminta agar K2 kita bisa langsung diangkat tanpa harus di tes lagi mengingat masa pengabdian mereka yang sudah mencapai belasan tahun," ungkapnya kepada pos kupang, Jumat ( 21/9/2018) di ruang kerjanya.

Selain mengirim surat ke Kempan dan RB, lanjut Linda BKD juga bersurat ke DPRD TTS guna meminta dukungan melalui fraksi -fraksi yang di DPR RI agar memperjuangkan nasib honorer K2. Hal ini dimaksud, untuk mendesak pemerintah untuk membuat kebijakan yang berpihak pada nasib K2.

" Kita juga meminta dukungan dari DPRD TTS untuk sama-sama memperjuangkan nasib tenaga K2 kita agar bisa diangkat menjadi ASN tanpa tes lagi. Hal ini melihat masa abdi mereka yang sudah mencapai belasan tahun. Oleh sebab itu kita berharap Presiden Joko Widodo bisa membuat kebijakan yang memperhatikan nasib tenaga K2," pintanya. 

Siapakah Tokoh Inspirasi Pengusaha Muda David Fulbertus?

5 Zodiak Ini Paling Suka Beri Harapan Palsu, Pasanganmu Salah Satunya?

Ini Gaya Hidup Pengusaha Muda dan Energik, David Fulbertus

Revisi UU ASN

Halaman
123
Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved