Berita Maumere

Menginjak Paku Karat, Eustakius 'Ditolak' Berobat di RSUD Maumere

Malang nasib Eustakius Parera (71). Hari Sabtu (28/7/2018), kaki kirinya terinjak paku seng karat.

Menginjak Paku Karat, Eustakius 'Ditolak' Berobat di RSUD Maumere
POS-KUPANG.COM/ EGINIUS MO'A
Eustakius Parera

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Malang nasib Eustakius Parera (71). Hari Sabtu (28/7/2018), kaki kirinya terinjak paku seng karat. Dihantui bahaya penyakit tetanus, ia menuju Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD dr.T.C.Hillers Maumere di Pulau Flores.

"Saya datang, petugas periksa dan catat obat-obat yang dibutuhkan. Saya bilang saya tidak punya uang kontan, hanya pegang kartu BPJS Kesehatan. Mereka minta biaya Rp 200 ribu lebih," keluh Eustakius menemui POS-KUPANG.COM, Senin (30/7/2018) di Maumere.

Baca: Pria Ini Tewas Diterkam Buaya Saat Mancing di Pinggir Sungai

Tak putusan harapan mendapatkan pelayanan mengobati luka-lukanya, Eustakius menemui dokter praktek di Jalan Libtang. Sang dokter mencuci luka-lukanya lalu mengobatinya.

"Dokter tanya kepoada saya, apakah luka-luka saya dicuci? Saya sampaikan petugas di UGD hanya catat resep minta bayar dulu baru diobati," beber Estakius.

Ia juga mendatangi BPJS Kesehatan Maumere mengklaim pemanfaatan kartunya. "Saya pensiun PNS sejak 2004, saya tidak punya uang tunai. Harap ini kartu BPJS ternyata tidak bisa digunakan berobat," kata Estakius. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved