Berita Regional

Pria Ini Tewas Diterkam Buaya Saat Mancing di Pinggir Sungai

Buaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan kembali memakan korban. Kali ini, Iwan Gumelar (31), warga Dusun 3, Desa Sri Tiga

Pria Ini Tewas Diterkam Buaya Saat Mancing di Pinggir Sungai
KOMPAS.com/Aji YK Putra
Evakuasi jenazah Alif, pemancing yang tewas dimakan buaya di kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. 

POS-KUPANG.COM | BANYUASIN - Buaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan kembali memakan korban. Kali ini, Iwan Gumelar (31), warga Dusun 3, Desa Sri Tiga, Kecamatan Sumber Marga Telang, menjadi korban.

Iwan sebelumnya bermaksud memancing di pinggir Sungai Dusun 3, tak jauh dari kediaman korban. Ia akan memancing rekannya, Mat Tohir (30) dan Ansori (40).

Baca: 500 Pelanggan PLN di Ile Ape Sudah Siap Memasang Listrik

Namun saat asyik memancing, Iwan yang berada di pinggir sungai, mendadak berteriak minta tolong. Rekan-rekannya pun langsung berupaya menolong korban.

Mat Tohir dan Ansori yang mencoba menghampiri korban, ternyata melihat Iwan sudah dibawa seekor buaya ke dalam sungai.

Kapolres Banyuasin, AKBP Yudhi Markus Pinem membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, saat ini jajaran Polres masih mencari keberadaan Iwan.

"Kejadiannya dilaporkan hilang pada Sabtu (28/7/2018) kemarin, sekarang masih pencarian korban dan belum ditemukan," kata Yudhi saat dikonfirmasi, Senin (30/7/2018).

Yudhi menjelaskan, korban diduga tewas diterkam buaya. Hal itu berdasarkan keterangan dua saksi yang merupakan teman korban. Mereka bertiga, saat itu sedang bersama Iwan untuk memancing di aliran sungai.

"Dua saksi melihat buaya membawa tubuh korban ke dalam sungai," ujarnya.

Seperti diketahui, kasus buaya menerkam pemancing telah dua kali terjadi di Banyuasin. Sebelumnya Alif (18) warga Desa Serong Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, tewas diterkam seekor buaya saat sedang memancing ikan di kawasan areal wilayah PT KAM Blok C, Kabupaten Banyuasin, Minggu (8/7/2018).

Jasad Alif baru ditemukan setelah dua hari pencarian hingga menurunkan pawang buaya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved