Berita Kabupaten TTS
Tap BBM dari Tangki Pertamina, Buser Polres TTS Amankan Sopir dan Kondektur
Tim Buser Polres TTS mengamankan sopir dan kondektur mobil tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) Pertamina atas nama, Elton Fobia dan Jek
Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota
POS-KUPANG.COM | SOE - Tim Buru Sergap (Buser) Polres TTS mengamankan sopir dan kondektur mobil tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) Pertamina atas nama, Elton Fobia dan Jek, Selasa (24/7/2018) sekitar pukul 22.30 Wita di Boentuka, Kecamatan Batu Putih.
Keduanya tertangkap basah saat tengah mentap premium dari mobil tangki ke jirgen yang ditempatkan di depan kursi sopir.
Baca: Pelajar SMA dan SMK di Atambua Ikut Misa Pembukaan Tahun Ajaran
Informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM di Mapolres TTS menyebutkan, penangkapan supir tangki pertamina nakal ini bermula dari informasi yang disampaikan masyarakat.
Dari informasi tersebut, tim buser langsung bergerak menangkap dua oknum supir nakal tersebut. Hingga saat ini, supir dan mobil tangki masih diamankan di Mapolres TTS.
Manager SPBU 54855.04, Oenali, Tri Putra Maulana yang dikonfirmasi POS- KUPANG.COM, Rabu (25/7/2018) di ruang kerjanya mengaku sudah memberikan keterangan kepada Mapolres TTS.
Ia menceritakan, awalnya mengetahui penangkapan tersebut dari petugas pengawal mobil tangki pertamina, Rei Natonis. Namun, Rei menyebutkan jika mobil yang dikawalnya menyeret orang di Boentuka sehingga harus dibawa ke Mapolres TTS.
Namun setelah Tri sampai ke Mapolres TTS barulah diberitahu pihak kepolisian jika supir mobil tangki depot pertamina kupang diamankan karena melakukan aksi "kencing di jalan" (tap liar premium).
"Saya tiba di Mapolres TTS sekitar 23.30 Wita dan diberitahukan kepolisian kalau mobil pertamina yang mengangkut BBM untuk SPBU Oenali diamankan bersama supirnya karena mentap premium dari dalam tangki ke dalam jirgen yang berukuran 35 liter. Saat diamankan, ada enam jirgen yang berada di dalam mobil tepatnya di bagian depan ruang supir," ungkapnya.
Saat diamankan, lanjut Tri, dari enam jeriken tiga jeriken sudah terisi penuh dan satu jirgen baru terisi setengah. Sedangkan dua jeriken lainnya belum sempat diisi. Usai diamankan, mobil tangki pertamina bersama jeriken sopir dan kondekturnya diamankan ke Polres TTS. (*)