Berita Kabupaten Belu
Pelajar SMA dan SMK di Atambua Ikut Misa Pembukaan Tahun Ajaran
Pelajar SMA/SMK se-Kota Atambua, Kabupaten Belu, mengikuti misa pembukaan tahun ajaran 2018/2019.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas
POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pelajar SMA/SMK se-Kota Atambua, Kabupaten Belu, mengikuti misa pembukaan tahun ajaran 2018/2019.
Misa dilaksanakan di Gereja Katedral Atambua, Rabu (25/7/2018). Misa yang dipimpin langsung Uskup Atambua, Mgr.Dr.Dominikus Saku, Pr dihadiri semua pelajar SMA/SMK yang diperkirakan 2.000 orang serta guru-pendamping masing-masing sekolah. Sebagian pelajar terpaksa duduk di luar gereja karena tidak bisa tertampung.
Baca: Ditanya Tentang Naik Gaji Para Wali Kota, Begini Tanggapan Presiden Jokowi
Beberapa pastor konselebran yang hadir dalam perayaan misa yakni, Romo Benyamin Seran, Pr selaku Kepala SMA Suria Atambua, Romo Yoseph Ukat, Pr, Romo Moses Olin, Pr, dan Romo Christo Fallo, Pr.
Perayaan misa sangat kidmat dan meriah dengan lagu-lagu yang nyanyikan kelompok paduan suara dari SMA Suria.
Uskup Domi, dalam kotbahnya mengatakan, di bangku pendidikan tidak ada ilmu yang sulit. Hal yang menjadi sulit itu karena tidak belajar di dalam kelas, tidak konsentrasi terhadap pelajaran yang diajarkan guru.
"Di bangku pendidikan tidak ada ilmu yang sulit, yang menjadi sulit itu karena kita tidak belajar di dalam kelas, tidak konsentrasi terhadap pelajaran yang diajarkan oleh bapak dan ibu guru," kata Uskup Domi.
Uskup Domi menegaskan, Kurikulum 13 yang diberlakukan seluruh Indonesia meliputi tiga hal, pertama, pembinanaan dan pengembangan karakter, kedua, Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan ketiga, Inproduksi dan kompetensi abad 21 yang meliputi berpikir kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif.
Uskup Domi mengajak, semua pelajar dan guru untuk membuka tahun ajaran 2018/2019 dengan kegiatan-kegiatan yang positif. (*)