Sikapi Bom Surabaya, Komunitas Ana Tana dan Forum Komunikasi Pemuda Kawangu Bakar 1.000 Lilin

Komunitas Ana Tana dan Forum Pemuda Kawangu Kabupaten Sumba Timur membakar 1.000 lilin atas ucapan belasungkawa bagi korban bom Surabaya

Sikapi Bom Surabaya, Komunitas Ana Tana dan Forum Komunikasi Pemuda Kawangu Bakar 1.000 Lilin
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Komunitas Ana Tana dan Forum Komunikasi Pemuda Kawangu Bakar sedang 1.000 Lilin. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Komunitas Ana Tana dan Forum Pemuda Kawangu Kabupaten Sumba Timur membakar 1.000 lilin atas ucapan belasungkawa bagi korban yang meninggal akibat tragedi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya dan beberapa peristiwa yang terjadi belakangan ini.

Kegiatan itu berlangsung di lapangan parkir Terminal Kawangu di Kecamatan Pandawai, Sabtu (19/5/2018) malam hari.

Baca: Ari Ondok Motivasi Ibu-ibu PKK Jalankan 10 Program PKK

Sebelum pembakaran lilin bersama, mereka melakukan Long March dari Jembatan Kawangu sampai terminal bis Kawangu dengan mengunakan pakaian adat dan doa bersama lintas agama. Kegiatan tersebut dikemas dalam Parade budaya kebangkitan Nasional dan seribu doa untuk Indonesia.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil bupati (Wabup) Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, ST, MT, dan sebagai penanggung jawab kegiatan tersebut Dinamisator Komunitas Ana Tana Sepritus Tangaru Mahamu dan sebagai koordinator Yesthon Pura Tanya.

Kegiatan itu juga didukung oleh Pemerintah Kecamatan Pandawai, pemerintah Kelurahan Kawangu dan juga Puskesmas Kawangu.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Sabtu (19/5/2018) dalam long march tersebut para pemuda mengenakan pakian adat sambil membawa sejumlah poster dan juga sambil berorasi.

Sesampai di Terminal Bis Kawangu, mereka mementaskan sejumlah kreasi seni baik seni suara, seni tari maupun puisi dimana pada intinya mengandung makna untuk meminta Pemerintah Indonesia memberantas terorisme, korupsi dan meminta keadilan bagi warga Indonesia.

Selanjutnya mereka melakukan doa bersama lintas agama dan diakiri pembakaran 1.000 lilin untuk mengenang korban yang meninggal akibat bom bunuh diri di Surabaya dan sejumlah peristiwa tragis belakangan ini. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help