Tentara Gandeng Mahasiswa Beri Penyuluhan Kanker Serviks Bagi Masyarakat Perbatasan RI-RDTL

Penyuluhan melibatkan 13 anggota satgas pamtas dari Pos Asulait dan mahasiswa Undana yang melaksanakan KKN di desa itu.

Tentara Gandeng Mahasiswa Beri Penyuluhan Kanker Serviks Bagi Masyarakat Perbatasan RI-RDTL
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Warga Asulait, Kabupaten Belu mengikuti penyuluhan kesehatan kanker serviks yang dilakukan Satgas Pamtas dan mahasiswa Undana, Sabtu (14/4/2018). 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY dari Pos Asulait menggandeng mahasiswa Undana melakukan penyuluhan kesehatan kanker serviks bagi masyarakat Asulait, Sabtu (14/4/2018).

Penyuluhan kanker serviks itu mengangkat tema Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Remaja Putri.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY, Mayor (Inf) I Putu Tangkas Dwika melalui Danpos Asulait, Sertu Akbar Hartanto mengatakan hal itu kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (14/4/2018).

Baca: Dua Unit Bus Damri Full AC Bakal Layani Warga Belu Perbatasan RI-RDTL

Menurut Hartanto, kegiatan penyuluhan melibatkan anggota satgas pamtas dari Pos Asulait sebanyak 13 personil dan mahasiswa Undana yang melaksanakan KKN di desa tersebut sebanyak 12 orang. Masyarakat yang hadir sebanyak 90 orang.

Materi penyuluhan disampaikan Letda CKM dr. Aries Hasan Basri yang sehari-hari menjabat sebagai Dokter Satgas Pamtas Yonif 743/PSY dibantu tenaga kesehatan Pos Asulait.

Pastor yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, Romo Mikael Mau Maoe menyambut baik kegiatan yang sudah dilakukan TNI dan mahasiswa.

Kegiatan tersebut sudah membantu masyarakat sekaligus menambah pengetahuan bagi masyarakat tentang kanker serviks.

Baca: Tergilas Bisnis Online Adidas Bakal Tutup Ribuan Tokonya?

Baca: GILA! Gara-gara Hal ini, Pria di Afrika Selatan Nekat Lempar Bayi Perempuannya dari Atap Rumah

Koordinator mahasiswa KKN Undana, Stefanus Neno menyampaikan terima kasih atas kerja sama antara TNI dan mahasiswa dalam memberikan wawasan tentang kesehatan.

Anggota Satgas Pamtas di Pos Asulait melakukan penyuluhan karena kesehatan sangat mahal.

Kemudian, akhir-akhir ini penyakit kanker serviks menjadi perhatian pemerintah karena penyakit yang mematikan sehingga pemerintah terus berupaya mencegah penularan kanker serviks. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved