Sopir Angkutan Desa di Belu sebut Bus Damri Mematikan Usaha Mereka, Ini Alasannya

Ada dua unit Bus Damri yang melayani trayek Atambua-Haekesak, Kecamatan Raihat dan Atambua-Builalu, Makir Kecamatan Lamaknen.

Sopir Angkutan Desa di Belu sebut Bus Damri Mematikan Usaha Mereka, Ini Alasannya
ISTIMEWA
Mobil Bus Damri yang melayani warga Perbatasan RI-RDTL. Tampak juga mobil pikap dimodifikasi yang selama ini mengangkut penumpang di sejumlah wilayah Kabupaten Belu. 

POS KUPANG.COM|KUPANG – Sebulan terakhir, ada dua unit Bus Damri yang melayani masyarakat Perbatasan RI-RDTL di Kabupaten Belu khususnya di wilayah Kecamatan Raihat dan Kecamatan Lamaknen.

Kehadiran Bus Damri ini bagi para sopir dan pengusaha angkutan di desa sangat merugikan mereka dan bahkan mengancam usaha mereka di desa.

Pasalnya, Bus Damri ini mengangkut penumpang di jalur yang selama ini dilayani oleh sejumlah angkutan desa dengan tarif yang lebih murah.

Keluhan ini disampaikan perwakilan sopir dan pengusaha angkutan desa, Marselinus Asa ketika menghubungi POS-KUPANG.COM dari Atambua ke Kupang, Jumat (13/4/2018).

Baca: Tokoh Adat Malaka Gelar Ritual untuk Membatasi Wilayah Manusia dengan Buaya

Menurut mantan Kepala Desa Henes ini, sopir dan pengusaha angkutan desa bukan menolak beroperasinya Bus Damri itu tetapi meminta agar trayeknya diubah ke wilayah lain yang belum dilayani angkutan apapun.

“Damri ini mematikan Mikrolet dengan pikap. Kami merasa setengah mati karena harganya juga di bawah.

Kami setuju Damri layani masyarakat di wilayah perbatasan. Tapi kalau jalur yang ada pengusaha kecil tidak boleh di situ.

Kami kewalahan saat ini karena semua dimuat dan harganya mematikan kami,” ujarnya.

Baca: Mobil Toyota C-HR Incar Konsumen Kelas Atas yang Doyan Lakukan Hal ini

Sejumlah mikrolet angkutan desa di Kabupaten Belu yang parkir menunggu penumpang
Sejumlah mikrolet angkutan desa di Kabupaten Belu yang parkir menunggu penumpang (ISTIMEWA)
Halaman
123
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved