Bawang dan Cabe Keriting Asal Sulawesi dan Bima Menguasai Mbay, Ini yang Terjadi
Harga bumbu dapur khusus bawang merah maupun bawang putih dan cabe keriting di Mbay, Kabupaten Nagekeo, melonjak tajam.
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Kanis Jehola
Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM, MBAY - Harga bumbu dapur khusus bawang merah maupun bawang putih dan cabe keriting di Mbay, Kabupaten Nagekeo, melonjak tajam.
Lonjakan harga bawang dan cabe keriting di Mbay karena pasokan bawang dan cabe keriting petani lokal menurun tajam. Bawang dan cabe keriting yang beredar di pasar di Mbay dan Nagekeo umumnya berasal dari Sulawesi dan Bima, NTB.
Baca: Peserta GEBYAR CERDaS Bangga Ikut Kegiatan ChilfFund Indonesia
Seorang pedagang asal Sulawesi, Marlina di Mbay, Rabu (28/3/2018), mengatakan, harga bawang dan cabe keriting melonjak karena biaya ongkos angkut juga mahal.
Harga bawang merah melonjak dati Rp 25.000 per kg pada pekan kedua bulan Maret, melonjak menjadi Rp 30.000 per kg. Bawang putih melonjak dari Rp 30.000 menjadi Rp 35.000 per kg. Sedangkan cabe keriting dari Rp 25.000 menjadi Rp 60.000 per kg.
Baca: KPU Ende Ingatkan Paslon Pasang APK di Tempat yang Sudah Ditentukan
Harga bawang dan cabe keriting berbanding terbalik dengan harga tomat. Harga tomat yang sempat melonjak hingga Rp 30.000 per kg, pekan ini turun menjadi Rp 10.000 per kg.
Harga buah-buahan stabil. Jeruk Rp 25.000 per kg, langsat Rp 25.000 per kg dan apel Fujii Rp 30.000 per kg. (*)