TERUNGKAP! Tahun 2017 Penduduk Miskin di Sikka Malah Bertambah 200 Ribu, Ini Reaksi DPRD

Tidak masuk akal pemerintah beralasan penyebab naiknya jumlah penduduk miskin diakibatkan naiknya harga bahan bakar minyak(BBM).

TERUNGKAP! Tahun 2017 Penduduk Miskin di Sikka Malah Bertambah 200 Ribu, Ini Reaksi DPRD
POS KUPANG/EUGENIUS MOA
Anggota DPRD Sikka mengikuti rapat di DPRD Sikka, Kota Maumere, Pulau Flores, Rabu (7/3/2018). 

Laporan  Wartawan Pos Kupang.Com, eginius mo’a

POS KUPANG.COM|MAUMERE - Pemerintahan  Bupati  dan Wakil  Bupati   Sikka,  Drs. Ansar Rera,dan  Drs. Paolus  Nong  Susar, dalam  pidato pengantar Bupati Sikka atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban APBD  Sikka 2017 menyatakan pertumbuhan ekonomi meningkat dari 4,3 persen menjadi 4,87 persen.

Sedangkan  inflasi   di Kota Maumere menurun  dari 3,89  persen  menjadi 3,62  persen serta meningkatnya pendapatan perkapita dari Rp 11.183.028 menjadi Rp 11.900.246.

Namun pertumbuhan positif ini tidak berdampak  menurunkan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sikka dari 14,28 persen menjadi 14,33 persen atau bertambah sebanyak kurang lebih 200 Jiwa.  

Baca: KASIHAN! Pedagang Di Pasar Wolowona Ende Berjualan di Antara Lumpur dan Sampah

Pernyataan  Fraksi  Partai  Amanat  Nasional (PAN)  DPRD  Sikka, disampaikan dalam pemandangan  umum  fraksi  atas  pengantar Bupati Sikka atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban APBD  Sikka 2017 di DPRD setempat, Jumat  (9/3/2018).

Rapat dipimpin  Pelaksana  tugas  (Plt)  Ketua  DPRD  Sikka, Donatus   David, S.H, dihadiri Plt  Bupati  Sikka, Drs.Paolus Nong Susar, menjadi  arena  evaluasi  wakil  rakyat  jelang akhir  pemerintahan ini.

Ansar  menjadi   calon  incumbent  dalam  pemilukada 2018   berpasangan  dengan  Rafael Raga, mantan  Ketua  DPRD  Sikka.

Baca: Wakil Rakyat Manggarai Barat Ini Minta Festival Komodo Jangan di Labuan Bajo, Ada Apa?

Filario Charles Bertrandi, membacakan  pemandangan  fraksi menegaskan,  tidak masuk akal  alasan pemerintah  menyebut  penyebab naiknya jumlah penduduk miskin diakibatkan naiknya harga bahan  bakar minyak  (BBM) yang berakibat pada naiknya 52 jenis makanan dan 51 jenis non makanan.

“Pada  2017  tidak pernah terjadi kenaikan harga BBM. Kalau  terjadi  kenaikan  harga  BBM  akan menimbulkan meningkatnya harga barang secara keseluruhan. Ini menyebabkan naiknya inflasi oleh karena itu alasan pemerintah salah,”  kata  Charles.

Baca: Koperasi Bahtera Gelar RAT, Ini Kata Penjabat Bupati Ende

Fraksi PAN  minta  penjelasan  pemerintah   terhadap perbedaan data antara pidato pengantar LKPJ Bupati 2017 tidak konsisten dengan buku LKPJ Bupati  2017.

Pada  grafik 1.1 tentang pertumbuhan ekonomi sampai grafik 1.7 tentang inflasi Kota Maumere tidak menerangkan capaian tahun 2017. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved