Unimor Bukan Menara Gading di Pulau Timor

Ada empat fakultas di Unimor yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu

Unimor Bukan Menara Gading di Pulau Timor
Net
Logo Universitas Timor

POS KUPANG.COM - Universitas Timor atau Unimor sudah ada sejak tahun 1999- 2000. Cikal bakal kampus ini hadir pascapengumuman hasil jajak pendapat di Timor Timur. Nama universitas itu mirip perguruan tinggi yang pernah ada di Dili ketika Timor Timur masih bergabung dengan Indonesia yaitu Universitas Timor Timur (Untim).

Kehadiran Unimor di bumi Timor Indonesia sempat menuai kontroversi karena ada yang menolak hingga akhirnya Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) merestui keberadaannya di wilayah TTU. Dan, sejak saat itu Unimor hadir sebagai perguruan tinggi di Kota Kefamenanu.

Unimor mengalami pasang surut. Melalui perjuangan berliku selama empat tahun lembaga pendidikan tinggi itu diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai universitas negeri dalam upacara di Pangkalan Angkatan Laut Surabaya, 6 Oktober 2014. Perkembangan Unimor mengagumkan. Rektor Unimor, Dr Sirilus Seran, SE, MS melalui Kepala Biro Akademik dan Umum, Drs Dance Amnifu menyebutkan, jumlah mahasiswa yang aktif kuliah 5.000 orang. Jumlah itu otomatis bertambah dengan bergabungnya 1.500 mahasiswa baru pada tahun akademik 2017-2018.

Ada empat fakultas di Unimor yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Ekonomi dan Fakultas Pertanian. Ketambahan dua program studi baru yaitu Sains dan Teknik serta Akper. Dua program studi ini sedang dalam proses menjadi fakultas. Jumlah tenaga dosen, baik dosen berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun tenaga kontrak 200 orang dengan kualifikasi pendidikan minimal strata dua (S2).

Sumber daya Unimor mungkin belum selevel Universitas Nusa Cendana (Undana) yang hadir terlebih dahulu di bumi Flobamora, namun setidaknya sumber daya itu menjadi harapan baru baru bagi masyarakat. Unimor yang berada di Kefamenanu, Ibu Kota Kabupaten TTU bukan sekadar menara gading tetapi sungguh memancarkan cahaya ilmu dan pengetahuan yang berguna bagi masyarakat.

Kita berharap dari Unimor akan muncul tenaga-tenaga berkualitas sebagai penggerak pembangunan dan dari Unimor muncul ide baru hasil penelitian yang bisa diterapkan masyarakat. Kita berharap lulusan Unimor juga tidak semata berorientasi menjadi ASN tetapi mampu menciptakan lapangan kerja sendiri bahkan bisa menjadi insipirasi bagi masyarakat untuk mendorong dan membangun. Unimor hendaknya tidak gagap melaksanakan kurikulum pendidikan. Selain kurikulum standar secara nasional,

Unimor perlu memberikan ciri khas kehadirannya di bumi Timor.
Secara kasat mata kehadiran Unimor sekarang memberikan dampak ekonomis yang konkret bagi masyarakat sekitar kampus. Sudah tumbuh subur bisnis kos-kosan, laundy, rumah makan, kantin, rental komputer, fotokopi dan lainnya. Tentu saja masyarakat NTT dan Indonesia membutuhkan lebih dari itu.*

Penulis: PosKupang
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved