Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Konflik Tanah di Solor Timur

Rumah yang Dibakar Ternyata 136 Unit

Rumah yang dibakar dalam konflik tanah di Solor Timur, Kabupaten Flores Timur (Flotim),

Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Pos Kupang, Sarifah Sifah

POS KUPANG.COM, LARANTUKA -- Rumah yang dibakar dalam konflik tanah di Solor Timur, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Senin (4/11) dan Selasa (5/11/2013), ternyata mencapai 136 unit setelah tim Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Flotim melakukan pendataan ulang di lapangan. Dari jumlah ini, 117 unit milik warga Desa Wungublolon, 19 unit lainnya milik warga Desa Lehayong.

Sementara korban tewas bertambah menjadi tiga orang, yakni Yoseph S Wotan (70), Petronela Ola Ina (70) dan Theresia Benga (70). Wotan tewas saat warga saling serang, sedang Petronela dan Theresia tewas karena terjebak api. Tujuh korban lainnya menderita luka-luka.

"Dua mama yang meninggal itu karena terjebak api. Mama Petronela karena lumpuh, tidak bisa lari, sedangkan mama Theresia sempat lari ke luar rumah, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan," kata Paulus Igo Geroda, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Flotim, ketika dihubungi, Rabu (6/11/2013).

Tentang korban luka-luka, diakui Paulus,  sudah mendapat pertolongan dari para medis. Pemkab Flotim, diakui Paulus,  telah mengirim bantuan darurat berupa tenda hunian, beras 2,3 ton, satu karung pakaian seragam siswa SD, telur 30 ikat, air mineral 50 dos, sabun cuci, sabun mandi, odol dan sejumlah bantuan lainnya. "Bantuan itu dimobilisasi KM Cahaya Welang," ujarnya.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved