Jumat, 12 Juni 2026

Sumba Timur Terkini

Harga Pertamax Naik, Warga di Sumba Timur Mengeluh dan Penjualan di SPBU Menurun

Larangan tersebut sesuai dengan Pergub NTT Nomor 13 Tahun 2025 yang mengatur bahwa kendaraan berpelat luar NTT tidak diizinkan mengisi BBM subsidi.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/IRFAN BUDIMAN
HARGA PERTAMAX NAIK - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) di Kilo 2 Hambala, Kota Waingapu sepi setelah adanya kenaikan harga Pertamax pada Kamis (11/6/2026). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Andreas, seorang pengendara sepeda motor di Sumba Timur, NTT mengaku terbebani dan bingung dengan penyesuaian harga BBM Pertamax yang mengalami kenaikan signifikan.

Sebelumnya, harga Pertamax sebesar Rp12.300 per liter, kemudian naik menjadi Rp16.250 per liter.

Perubahan tersebut membuat biaya pengisian BBMnya ikut membengkak.

Selama ini, Andreas mengisi BBM senilai Rp30.000 tangki penuh. Namun, setelah terjadi kenaikan harga, mengisi Rp40.000 pun tangki belum penuh.

Baca juga: Harga Pertamax Naik Jadi Beban Baru bagi Driver Grab dan Maxim di Sumba Timur

"Saya bingung," kata Andreas singkat pada Kamis (11/6/2026).

Ia mengaku tidak tahu harus berbuat apa menghadapi perubahan harga itu selain tetap membelinya.

Andreas juga tidak bisa beralih ke BBM subsidi karena ada larangan bagi kendaraan berpelat luar daerah.

Larangan tersebut sesuai dengan Pergub NTT Nomor 13 Tahun 2025 yang mengatur bahwa kendaraan berpelat luar NTT tidak diizinkan mengisi BBM subsidi.

Ia mengaku kondisi itu sangat memberatkannya.

"Ini berat. Berat sekali. Apalagi saya ini pelat DK tidak bisa isi Pertalite," katanya.


Konsumen Pertamax Menurun

Akibat kenaikan harga BBM Pertamax, SPBU Kilo 2 di Kota Waingapu mengalami penurunan jumlah konsumen.

"Kurang peminat. Penjualan juga menurun sejak ada kenaikan," kata Vany, salah satu admin di SPBU Kilo 2 itu.

Menurunnya jumlah pembeli membuat pasokan Pertamax di SPBU tersebut tidak habis dalam sehari.

Biasanya, pasokan sekitar 8.000 liter habis dalam waktu singkat.

"Kemarin, Pertamax 8 ribu liter. Dua hari belum habis," ujarnya. (dim)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved