Kamis, 11 Juni 2026

Belu Terkini

Program Pertukangan di Lapas Atambua Berjalan, Warga Binaan Terlibat Renovasi dan Terima Premi

Selain sebagai sarana pelatihan praktis, warga binaan yang terlibat juga mendapatkan premi atas pekerjaan yang dilakukan.

Tayang:
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/POS-KUPANG.COM/HO
BELAJAR TUKANG - Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas IIB Atambua melibatkan warga binaan dalam kegiatan renovasi fasilitas kantor melalui program pembinaan kemandirian di bidang pertukangan, Rabu (10/6/2026).  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua melibatkan warga binaan dalam kegiatan renovasi fasilitas kantor melalui program pembinaan kemandirian di bidang pertukangan, Rabu (10/6/2026). 

Selain sebagai sarana pelatihan praktis, warga binaan yang terlibat juga mendapatkan premi atas pekerjaan yang dilakukan. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan keterampilan teknis warga binaan, khususnya di sektor konstruksi. WBP diterjunkan langsung dalam proyek rehabilitasi rumah dinas serta penataan interior kantor Lapas sebagai bentuk implementasi dari pelatihan yang telah diberikan.

Kepala Lapas Atambua, Antonio Da Costa, mengatakan pelibatan warga binaan dalam pekerjaan tersebut merupakan metode pembelajaran berbasis praktik yang diharapkan mampu meningkatkan kompetensi kerja mereka.

“Selain mendapatkan pengalaman langsung, mereka juga menerima premi sesuai ketentuan sebagai bentuk penghargaan atas hasil kerja,” ujarnya.

Menurutnya, keterampilan di bidang pertukangan memiliki peluang kerja yang luas sehingga dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, pengawasan dilakukan secara ketat oleh petugas Lapas untuk memastikan keamanan dan keselamatan kerja. Petugas pengawal, Didik Sukabir, menegaskan bahwa pengawalan dilakukan secara humanis dengan tetap mengedepankan kewaspadaan.

“Kami memastikan kegiatan berjalan aman sekaligus memperhatikan keselamatan kerja warga binaan,” katanya.

Salah satu warga binaan yang terlibat, BM mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman langsung di lapangan.

“Kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik. Ini sangat bermanfaat sebagai bekal setelah bebas, apalagi ada premi yang kami terima,” ungkapnya.

Ia berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan yang produktif, sekaligus mendorong warga binaan menjadi lebih mandiri dan siap kembali ke tengah masyarakat. (gus) 

 

 


 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved