Belu Terkini
Program Pertukangan di Lapas Atambua Berjalan, Warga Binaan Terlibat Renovasi dan Terima Premi
Selain sebagai sarana pelatihan praktis, warga binaan yang terlibat juga mendapatkan premi atas pekerjaan yang dilakukan.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Sipri Seko
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua melibatkan warga binaan dalam kegiatan renovasi fasilitas kantor melalui program pembinaan kemandirian di bidang pertukangan, Rabu (10/6/2026).
Selain sebagai sarana pelatihan praktis, warga binaan yang terlibat juga mendapatkan premi atas pekerjaan yang dilakukan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan keterampilan teknis warga binaan, khususnya di sektor konstruksi. WBP diterjunkan langsung dalam proyek rehabilitasi rumah dinas serta penataan interior kantor Lapas sebagai bentuk implementasi dari pelatihan yang telah diberikan.
Kepala Lapas Atambua, Antonio Da Costa, mengatakan pelibatan warga binaan dalam pekerjaan tersebut merupakan metode pembelajaran berbasis praktik yang diharapkan mampu meningkatkan kompetensi kerja mereka.
“Selain mendapatkan pengalaman langsung, mereka juga menerima premi sesuai ketentuan sebagai bentuk penghargaan atas hasil kerja,” ujarnya.
Menurutnya, keterampilan di bidang pertukangan memiliki peluang kerja yang luas sehingga dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, pengawasan dilakukan secara ketat oleh petugas Lapas untuk memastikan keamanan dan keselamatan kerja. Petugas pengawal, Didik Sukabir, menegaskan bahwa pengawalan dilakukan secara humanis dengan tetap mengedepankan kewaspadaan.
“Kami memastikan kegiatan berjalan aman sekaligus memperhatikan keselamatan kerja warga binaan,” katanya.
Salah satu warga binaan yang terlibat, BM mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman langsung di lapangan.
“Kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik. Ini sangat bermanfaat sebagai bekal setelah bebas, apalagi ada premi yang kami terima,” ungkapnya.
Ia berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan yang produktif, sekaligus mendorong warga binaan menjadi lebih mandiri dan siap kembali ke tengah masyarakat. (gus)
Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS
| Delapan Kali Berturut-turut, Pemkab Belu Pertahankan Opini WTP dari BPK |
|
|---|
| HUT ke-19 CU Kasih Sejahtera, Aset Capai Rp708 Miliar dan Anggota Tembus 57.656 Orang |
|
|---|
| Dana Tersendat, SPPG Kota Atambua Belu Sudah Dua Hari Tak Beroperasi |
|
|---|
| Berkas Perkara Resmi Dilimpahkan, Terdakwa Rivel Sila dan Roy Mali Siap Disidangkan 18 Juni 2026 |
|
|---|
| Perlintasan dan Ekspor Melalui PLBN Motaain Meningkat, Impor Melandai pada Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/WBP-Lapas-Atambua-belajar-tukang.jpg)