Kamis, 4 Juni 2026

Sumba Timur Terkini

Wacana PPPK Dirumahkan Bikin Guru di Sumba Timur Kepikiran

Sebelum diangkat menjadi PPPK, ia mengabdi sebagai guru honorer selama 20 tahun di SD Wairara, Kecamatan Mahu.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/IRFAN BUDIMAN
Delsiana Efi, guru di SMP Negeri 2 Waingapu. Ia cemas dengan wacana SK pengangkatan P3K yang baru diterimanya pada 1 Oktober 2025 tidak diperpanjang. 

Suaminya memang sudah bekerja, tetapi saat ini juga sedang cemas karena berstatus sebagai PPPK Driver di kantor Pemerintah Kabupaten Sumba Timur.

Kondisi tersebut membuat keluarga mereka penuh kegelisahan. Delsiana mengaku bingung harus memulai pekerjaan baru jika tidak lagi menjadi guru.

Selain kepada Tuhan, ia juga menyerahkan persoalan status kepegawaiannya kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Timur.

"Saya serahkan ke pemerintah daerah. Saya percaya sebagai guru, pasti ada solusi dari pemerintah," ujarnya.

Delsiana baru setahun berstatus PPPK setelah mengajar sebagai pegawai tidak tetap di sejumlah sekolah selama kurang lebih 10 tahun.

Di antaranya, ia pernah mengajar di SMP Negeri 1 Pahunga Lodu selama 5 tahun, SMP Negeri Kahaungu Eti selama 1 tahun, dan di SMP Katolik Anda Luri selama 4 tahun.

"Setelah 10 tahun itu baru dapat kesempatan diprioritas daerah," ungkapnya. (dim)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved