Selasa, 19 Mei 2026

Manggarai Terkini

Camat Satarmese Bersama TNI-Polri dan Pemdes Umung Evakuasi Material Longsor

arus lalu lintas di ruas jalan Ruteng-Iteng sudah kembali normal. Material longsor yang menutupi badan jalan sudah dievakuasi.

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Material longsor yang menutupi ruas jalan provinsi Ruteng-Iteng tepatnya di jembatan Waemantar 2 sudah berhasil dievakuasi, lalu lintas kembali normal, Senin 18 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kecamatan Satarmese, aparat TNI dari Koramil Satarmese, Kodim 1612/Manggarai, Kapolsek Satarmese bersama anggota, Pemerintah Desa (Pemdes) Umung dan warga desa bahu membahu secara manual mengevakuasi material longsor
  • Arus lalu lintas di ruas jalan Ruteng-Iteng sudah kembali normal. Material longsor yang menutupi badan jalan sudah dievakuasi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, RUTENG - Pemerintah Kecamatan Satarmese, aparat TNI dari Koramil Satarmese, Kodim 1612/Manggarai, Kapolsek Satarmese bersama anggota, Pemerintah Desa (Pemdes) Umung dan warga desa bahu membahu secara manual mengevakuasi material longsor yang menutupi badan jalan provinsi Kota Ruteng tujuan Iteng, Kecamatan Satarmese. Kini lalu lintas di ruas jalan strategis itu sudah kembali normal. 

Komandan Kodim (Dandim) 1612 Manggarai, Letkol Arh Amos Comenius Silaban, S.H, M.M, Senin 18 Mei 2926 malam, mengatakan, arus lalu lintas di ruas jalan Ruteng-Iteng sudah kembali normal. Material longsor yang menutupi badan jalan sudah dievakuasi.

Camat Satarmese, Yohanes Paulus Jenahat, mengatakan, intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai menyebabkan terjadinya bencana alam tanah longsor di ruas jalan Ruteng–Iteng, tepatnya di dekat Jembatan Waemantar II, Desa Umung, Kecamatan Satarmese, Senin 18 Mei 2026 siang.

Material longsor menumpuk dengan tinggi kurang lebih 2 meter dan panjang longsor mencapai 7 meter dengan lebar sekitar 5 meter.

Material longsor berupa tanah berlumpur, bebatuan, pohon dan rumput menutupi badan jalan tersebut. Dampaknya lalu lintas di ruas jalan itu sempat lumpuh total. Baik sepada motor maupun mobil tidak bisa melintas baik dari Ruteng ke Iteng maupun sebaliknya. 

Camat Yohanes, usai mendapat informasi terjadinya bencana longsor itu dirinya bersama staf langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pemantauan sekaligus berkoordinasi terkait penanganan longsor tersebut serta melaporkan ke Posko Bencana Kabupaten Manggarai. 

Baca juga: Longsor Tutup Ruas Jalan Ruteng–Iteng Kabupaten Manggarai, Lalu Lintas Lumpuh Total

Ia juga langsung berkordinasi dengan Kapolsek Satarmese, Iptu Kiki M. Bachsoan, Babinsa dan Kepala Desa Umung untuk melakukan pembersihan secara manual bersama masyarakat desa setempat.

Kini, material longsor yang menutupi badan jalan itu sudah bisa dievakuasi dan kini arus lalu lintas di ruas jalan itu kembali normal. 

Meski demikian, kata Camat Yohanes tidak semua material longsor berhasil dievakuasi sebab tumpukan material longsor sangat banyak, sehingga ia juga telah melaporkan kepada BPBD Kabupaten Manggarai untuk menurunkan alat berat ke lokasi guna pembersihan lanjutan sisa-sisa material longsor yang ada di lokasi. 

Ia juga mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati serta sementara waktu menghindari lokasi longsor demi keselamatan bersama. 

Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah melalui Kapolsek Satarmese, Iptu Kiki M. Bachsoan, juga menyampaikan hal yang sama. Ia mengatakan, arus lalu lintas di ruas jalan Ruteng-Iteng sudah kembali normal sejak pukul 17.45 Wita sore tadi. 

Turunkan Alat Berat

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Manggarai, Wilfridus E. Turuk mengatakan, pihaknya sudah mendapat koordinasi dari BPBD Kabupaten Manggarai untuk penanganan pembersihan material longsor tersebut. 

Karena itu, pihaknya akan menurunkan alat berat pada, Selasa 19 Mei 2026.

"Besok pagi-pagi (hari ini) alat berat dari PUPR dan dari PT Floresco ke lokasi untuk bersihkan material longsor. Sebenar sore tadi, tapi kami kesulitan mendapatkan BBM," ujar Epit Turuk yang akrab disapa ini. (rob)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved