Manggarai Terkini
Pemkab Manggarai Tutup Sementara Akses ke Kampung Adat Wae Rebo
Wisatawan diminta untuk menunda perjalanan hingga ada pemberitahuan resmi bahwa jalur kembali aman digunakan.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Oby Lewanmeru
Ringkasan Berita:
- Longsor menutup badan jalan menuju kampung Adat Wae Rebo
- Pemerintah Kabupaten Manggarai tutup sementara akses ke KampungAdat wae Rebo
- Penutupan sementara dilakukan demi menjaga keselamatan wisatawan maupun masyarakat di sekitar kawasan wisata budaya tersebut
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, RUTENG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai menutup sementara akses menuju menuju Kampung Adat Wae Rebo.
Penutupan ini akibat adanya longsor di jalan menuju Kampung Adat Wae Rebo. Akibat longsor, ruas jalan ini putus dan tertutup material.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kabupaten Manggarai, Aloysius Jebarut, menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Jumat 15 Mei 2026.
Aloysius mengatakan, akibat cuaca ekstrem berupa intensitas curah hujan yang tinggi sepekan terakhir menyebabkan tanah longsor menutupi area badan jalan sebagai jalur trekking menuju Kampung Adat Wae Rebo, Desa Wae Rebo, Kecamatan Satarmese Barat. Selain itu, hujan secara terus menerus juga membuat jalanan di jalur trekking itu licin.
Baca juga: Kebakaran di Desa Colol Manggarai Timur, Korban Rugi hingga Rp 73 Juta
Karena itu, kata Aloysius, penutupan sementara dilakukan demi menjaga keselamatan wisatawan maupun masyarakat di sekitar kawasan wisata budaya tersebut.
"Kami mengimbau para wisatawan untuk sementara beristirahat dulu dari rencana perjalanan ke Wae Rebo karena jalur tracking sedang longsor dan belum bisa dilewati," ujarnya.
Menurutnya, kondisi cuaca buruk selama minggu ini membuat jalur trekking menjadi licin dan berbahaya. Selain material longsor, beberapa titik jalur juga dilaporkan tertutup tanah dan bebatuan sehingga tidak memungkinkan untuk aktivitas pendakian wisata.
Aloysius juga mengatakan, pemerintah daerah bersama pengelola dan masyarakat setempat saat ini terus memantau perkembangan kondisi cuaca sambil menunggu proses pembersihan jalur dilakukan.
Wisatawan diminta untuk menunda perjalanan hingga ada pemberitahuan resmi bahwa jalur kembali aman digunakan.
Sebelumnya, destinasi wisata Wae Rebo juga beberapa kali mengalami penutupan sementara akibat cuaca ekstrem, hujan lebat, angin kencang, pohon tumbang, dan longsor di jalur trekking menuju kampung adat tersebut. (rob)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Tanah-longsor-yang-menutupi-dan-memutuskan-badan-jalan-di-jalur-trekking.jpg)