Ende Terkini
Oknum Polisi yang Aniaya Warga Ende hingga Tewas Dipecat
Bripda OPA sebelumnya terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap Paulus Pande, seorang penyandang disabilitas di Kota Ende
Ia menekankan pentingnya profesionalisme, tanggung jawab, serta menjaga kehormatan institusi dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Beberapa poin yang ditekankan antara lain menjadikan kejadian ini sebagai cerminan diri, menumbuhkan rasa bangga terhadap institusi, serta menghindari segala bentuk pelanggaran, baik disiplin, kode etik, tindak pidana, maupun penyalahgunaan narkoba.
“Saya berharap ke depan tidak ada lagi upacara PTDH seperti ini. Mari kita hargai apa yang sudah kita miliki dengan tidak melakukan pelanggaran,” tutupnya. (bet)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
| Tingkatan Kompetensi Guru, Mahasiswa S2 UNM Gelar Workshop PTK Berbasis AI |
|
|---|
| Puluhan Lapak di Jalan Nangka Ende Dibongkar |
|
|---|
| Unflor Cetak Sejarah, Prof Natsir Kotten Dikukuhkan sebagai Guru Besar Pertama |
|
|---|
| Kasus Bundir Pelajar di Ende Meningkat, Fraksi Golkar Megy Sigasare Ajak Warga Lakukan Hal Ini |
|
|---|
| Pesan Khatib Utama Salat Ied di Ende: Musuh Kemanusiaan Paling Nyata adalah Hilangnya Rasa Peduli |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Polres-Ende-resmi-menggelar-Upacara-Pemberhentian-Tidak-Dengan-Hormat-PTDH.jpg)