Rabu, 6 Mei 2026

TTS Terkini

Pengurus PMI Kabupaten TTS 2025-2030 Resmi Dilantik

Dalam sambutannya Bupati Eduard Markus Lioe menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus PMI TTS yang baru saja dikukuhkan.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/MARIA VIANEY GUNU GOKOK
PALANG MERAH INDONESIA - Pelantikan Pengurus PMI Kabupaten TTS periode 2025-2030 di Aula Mutis, Senin (30/3/2026) oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi NTT, Alfridus Bria Seran. 

Ringkasan Berita:
  • Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) periode 2025-2030 resmi dilantik
  • Pelantikan dilakukan oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi NTT, Alfridus Bria Seran
  • Bupati Eduard Markus Lioe menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus PMI TTS yang baru saja dikukuhkan.

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok

POS-KUPANG.COM, SOE– Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) periode 2025-2030 resmi dilantik. 

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi NTT, Alfridus Bria Seran pada Senin (30/3/2026), bertempat di Aula Mutis, Kantor Bupati Timor Tengah Selatan. 

Pelantikan pengurus PMI Kabupaten TTS hari ini merupakan tonggak baru bagi PMI TTS dalam menjalankan kegiatan kemanusian, khususnya dalam memastikan ketersediaan pasokan darah bagi masyarakat di Kabupaten TTS yang membutuhkan. 

Dalam sambutannya Bupati Eduard Markus Lioe menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus PMI TTS yang baru saja dikukuhkan.

Baca juga: Bupati TTS Buce Lioe Buka Festival Pesisir Selatan 2026 di Pantai Kolbano

Ia menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab kemanusiaan yang besar.

"Saya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ketua dan seluruh jajaran pengurus PMI yang baru saja dikukuhkan. Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab kemanusiaan yang besar, mulia, dan penuh tantangan," ujar Eduard Markus Lioe

Menurutnya, Palang Merah Indonesia adalah organisasi kemanusiaan yang memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah, terutama dalam bidang sosial, kesehatan, dan penanggulangan bencana.

"Di tengah berbagai dinamika yang dihadapi masyarakat, mulai dari potensi bencana alam hingga persoalan kesehatan dan sosial, kehadiran PMI dinilai sangat penting sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan," ujar Eduard. 

Pada kesempatan yang sama ia meminta pengurus PMI Kabupaten TTS agar mampu meningkatkan semangat kemanusiaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama maupun golongan.

Bupati TTS juga menekankan pentingnya memperkuat kapasitas organisasi dan relawan melalui sistem kerja yang profesional, peningkatan kualitas sumber daya relawan, serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI/Polri, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan. 

Menurutnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten TTS juga perlu diwaspadai bersama. PMI harus sigap, cepat, dantanggap dalam memberikan bantuan kepada masyarakat, baik pada saat kondisi darurat maupun dalam proses pemulihan pascabencana.

Di sisi lain, ia juga mendorong pengurus PMI untuk terus menggalakkan gerakan donor darah serta pelayanan kesehatan masyarakat, mengingat ketersediaan darah merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat.

"PMI harus terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian dan penyelamatan sesama,"ujar Eduard Markus Lioe.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved