NTT Terkini
Dandrem Hendro Cahyono Janji Bangun 13 Jembatan Garuda di Wilayah Teritorial
Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono berjanji akan bangun 13 Jembatan Garuda di wilayah teritorial Korem 161/Wira Sakti
Ringkasan Berita:
- Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono mengatakan, sebanyak 13 Jembatan Garuda bakal dibangun di wilayah teritorial Korem 161/Wira Sakti. Anggaran pembangunan jembatan tersebut bersumber dari Presiden RI melalui TNI AD.
- Sebanyak 13 unit Jembatan Garuda ini dibangun di beberapa wilayah komando distrik militer di wilayah Korem 161/Wira Sakti. Beberapa kodim tidak menjadi sasaran pembangunan jembatan tersebut.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono mengatakan, sebanyak 13 Jembatan Garuda bakal dibangun di wilayah teritorial Korem 161/Wira Sakti. Anggaran pembangunan jembatan tersebut bersumber dari Presiden RI melalui TNI AD.
Sebanyak 13 unit Jembatan Garuda ini dibangun di beberapa wilayah komando distrik militer di wilayah Korem 161/Wira Sakti. Beberapa kodim tidak menjadi sasaran pembangunan jembatan tersebut.
"Kebetulan di wilayah Korem 161/Wira Sakti ini hanya dibangun jembatan perintis dengan jembatan beton," ungkap Hendro Cahyono, Senin (30/3), usai melakukan seremoni peletakan batu pertama Pembangunan Jembatan Garuda.
Sebanyak 13 Jembatan Perintis Garuda ini dibangun di Kabupaten TTU, Kabupaten Belu, Kabupaten Ende, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Sumba Barat, dan Kabupaten Ngada.
Rencananya, kata Hendro Cahyono, pembangunan jembatan gantung ini dilaksanakan dalam kurun waktu 30 hari. Jembatan tersebut diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat.
Berdasarkan testimoni masyarakat, lanjut Hendro Cahyono , selama 80 tahun lebih masyarakat setempat bertaruh nyawa melintasi Kali Noemuti untuk aktivitas di bidang pertanian, perekonomian, pendidikan maupun kegiatan sosial lainnya.
Sementara itu, Siswi Kelas XII SMA Katolik Santo Gabriel Noemuti, Benedikta Kosat menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI melalui, Kasad TNI, Pangdam IX/Udayana, Korem 161/Wira Sakti dan Dandim 1618/TTU yang telah menetapkan Desa Kiuola menjadi sasaran pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, jembatan ini merajut kembali harapan mereka untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah tanpa dihantui rasa takut.
Selama ini, siswa-siswi yang berdomisili di Dusun II dan Dusun III, Desa Kiuola biasanya pergi ke sekolah dengan berjalan kaki menyeberang Kali Noemuti. Biasanya mereka tidak kesulitan menyeberang karena air hanya setinggi betis orang dewasa.
Pada musim hujan siswa-siswi di Dusun II dan Dusun III mengalami kendala utama yakni banjir. Apabila banjir hanya setinggi lutut pelajar, mereka bisa menyeberang kali.
Nyaris setiap hari mereka tidak pergi ke sekolah pada musim hujan apabila banjir melebihi lutut remaja. Demi menyeberangi kali itu, mereka terpaksa melepas sepatu dan memakainya kembali untuk melanjutkan perjalanan ke sekolah.(bbr)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| BEM Politeknik Pertanian Negeri Kupang Gelar BEM Cup 2026, Diikuti 23 Tim dari Sejumlah Kampus |
|
|---|
| Propam Polda NTT Dalami Keterlibatan Anggota Polisi dalam Mafia BBM Subsidi |
|
|---|
| Bakti PLN untuk Keselamatan Warga Salura di Hari Buruh |
|
|---|
| Polda NTT Bongkar 27 Kasus Mafia BBM Subsidi, Dua Polisi Jadi Tersangka |
|
|---|
| Progres Penyaluran BOS di NTT Capai Rp736,55 Miliar, Realisasi Tembus 50,36 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dandrem-161-wira-sakti-kupang.jpg)