Senin, 18 Mei 2026

TTS Tekini

Bupati TTS Launcing Beras Nona Bena dan Tanam Padi Cibogo di Rata Bena

Beras Nona Bena merupakan produk beras lokal yang dihasilkan oleh Kelompok Tani Sahabat di Persawahan Rata Bena, Kecamatan Amanuban Selatan.

Tayang:
Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/POS-KUPANG.COM/MARIA VIANEY GUNU GOKOK
NONA BENA - Bupati TTS, Eduard Markus Lioe melaunching beras Nona Bena di Persawahan Rata Bena, Senin (16/3/2026)  

"Saya berharap ada kolaborasi oleh petani, penyedian pupuk dan benih juga dapat terjalin dengan baik. Jika ada hal hal yang tidak sesuai dan menghambat proses Pertanian, izin akan kami cabut. Mohon agar supaya penegasan ini dapat ditindaklanjuti," tegasnya. 

Beras Nona Bena yang dilauncing berkemasan lima kilogram. Kemasan dan logo didesain dengan gambar seorang perempuan dengan gambar motif tenun khas Amanuban. 

Launching ditandai dengan penyerahan secara simbolis kepada pemilik Toko Perdana SoE, juga ditandai dengan pengangkutan stok beras untuk siap didistribusikan kepada masyarakat. 

 

Lima Ton Siap Dipasarkan

Ketua Kelompok Tani Sahabat, Rony Nubatonis, menyampaikan garis besar kegiatan launcing ini. Ia mengatakan bahwa sebanyak lima ton beras Nona Bena siap dilauncing untuk di pasarkan. 

"Kami menyiapkan lahan seluas 50 are untuk penanaman benih padi Cibogo dan peluncuran lima ton beras Nona Bena oleh Bapak Bupati. Kami sampaikan bahwa persiapan sudah hampir dua tahun, dimana kami mendiskusikan untuk bagaimana kami memasarkan hasil Pertanian sejak Mei 2024  dan izin operasional baru selesai 2025," ujarnya. 

Ia menyampaikan bahwa untuk dapatkan beras dengan berkualitas baik, bagi ia dan anggota kelompok itu menjadi hal yang tak mudah.  Dengan launcing ini, Poltan Sahabat akan menyiapkan beras yang berkualitas baik untuk bisa di terima oleh pasar. 

"Biaya olah tanam sangat besar tetapi harga pasar tidak stabil. Sehingga kami tetap mencoba inovasi lewat produk local.Semoga kedepan hasil panen petani bisa dihargai dengan baik. Semua itu demi memperbaiki kehidupan petani di Amanuban Selatan," tutupnya. 

 

Disalurkan ke Perum Bulog

Beras tersebut kemudian disalurkan ke pengusaha dan perum bulog, sesuai dengan kesepakatan harga antara petani dan pihak penerima. 

Pimpinan Perum Bulog Cabang SoE, Teguh N. Firmansyah, menyampaikan siap menerima pasokan beras Nona Bena, jika penawaran harga sesuai. 

"Untuk jenis beras Nona Bena ini kami belum lihat lebih detail untuk kadar air dan tingkat patahan bulir berasnya tetapi ini masuk dalam beras premium. Kalau kami siap Terima karena akan kita distribusikan untuk beras jatah ASN," tegasnya. 

Selain launcing dan penanaman perdana, ada dialog masyarakat bersama pimpinan daerah. Beberapa keluhan dan apresiasi yang disampaikan oleh masyarakat, mulai dari kebutuhan alsintan, pendampingan tenaga pertanian lapangan, serta saluran irigasi. (any) 

 

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved