Belu Terkini
Wabup Vicente Minta Puskesmas Tertib Data Ibu Hamil dan Percepat Penurunan Stunting
Wabup Vicente menegaskan setiap puskesmas wajib memiliki data akurat dan terbarui terkait ibu hamil, termasuk jadwal pemeriksaan rutin
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
Ringkasan Berita:
- Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, meminta seluruh kepala puskesmas di Kabupaten Belu memperkuat sistem pendataan ibu hamil
- Wabup Vicente menegaskan setiap puskesmas wajib memiliki data akurat dan terbarui terkait ibu hamil
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, meminta seluruh kepala puskesmas di Kabupaten Belu memperkuat sistem pendataan ibu hamil dan meningkatkan langkah konkret penanganan stunting dalam rapat koordinasi yang berlangsung di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Kamis (05/03/2026).
Wabup Vicente menegaskan setiap puskesmas wajib memiliki data akurat dan terbarui terkait ibu hamil, termasuk jadwal pemeriksaan rutin, kondisi kesehatan, serta perkiraan waktu persalinan.
Data tersebut, menurutnya, menjadi dasar penting dalam memastikan kesiapan tenaga kesehatan memberikan pelayanan maksimal.
Ia menekankan pimpinan fasilitas kesehatan harus bertanggung jawab penuh terhadap seluruh proses pelayanan dan administrasi. Evaluasi internal perlu dilakukan secara berkala agar tidak terjadi kelalaian yang berdampak pada keselamatan masyarakat.
“Sebagai pemimpin, kita tidak boleh menyalahkan bawahan. Kita harus melihat kembali apa yang sudah dikerjakan dan memastikan semuanya berjalan sesuai aturan. Ini tanggung jawab moral karena kita digaji untuk melayani masyarakat,” tegasnya.
Wabup juga mengingatkan agar setiap kejadian yang menyangkut ibu dan anak segera dilaporkan sesuai prosedur yang berlaku.
Baca juga: Ruas Jalan Kabupaten di Nanaet Duabesi Belu Terputus Akibat Longsor
Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), lanjutnya, harus dijalankan secara disiplin demi mencegah risiko yang tidak diinginkan.
Selain pendataan ibu hamil, rapat tersebut membahas strategi penurunan angka stunting di Kabupaten Belu.
Wabup Vicente mendorong optimalisasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan dapur 3T guna meningkatkan asupan gizi anak-anak, sesuai arahan pemerintah pusat.
Ia berharap kolaborasi antara puskesmas, Dinas Kesehatan, dan pemerintah daerah dapat mempercepat perbaikan kualitas kesehatan ibu dan anak, sekaligus menekan angka stunting secara signifikan.
“Kalau data tertata baik dan program berjalan efektif, saya yakin angka stunting bisa kita turunkan. Ini kerja bersama, bukan kerja satu pihak saja,” pungkasnya. (gus)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
| Polres Belu Limpahkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa Maumutin Tahun 2024 |
|
|---|
| Apresiasi Gelar Karya SD Santa Angela Atambua, Plt Kadis PKO Belu: Pentingnya Pengalaman Anak |
|
|---|
| Bersinergi dalam Gerak dan Karya, SD Santa Angela Gelar Ajang Seni dan Kreativitas |
|
|---|
| Dinas Kesehatan Belu Perkuat Upaya Penanganan Penyakit Menular dan Stunting |
|
|---|
| Pedagang Pasar Atambua Keluhkan Minyakita Cepat Habis, Stok Terbatas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Belu-Vicente-Hornai-Gonsalves-meminta-seluruh-kepala-puskesmas-di-Kabupaten-Belu.jpg)