Jumat, 8 Mei 2026

Manggarai Barat Terkini

Jenazah Warga Negara Asing Asal Kanada Diterbangkan ke Bali

Setelah hampir dua minggu disemayamkan di RSUD Komodo, jenazah Marc Lamy (61), WNA Kanada, dipulangkan ke negaranya

Tayang:
POS-KUPANG.COM/POS KUPANG/PETRUS CHRISANTUS GONSALES 
BANDARA KOMODO - Jenazah Marc Lamy di antar ke Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo sebelum diterbangkan ke Bali 

Ringkasan Berita:
  • Setelah hampir dua minggu disemayamkan di RSUD Komodo, jenazah Marc Lamy (61), warga negara asing (WNA) asal Kanada yang ditemukan meninggal dunia (MD) karena diduga mengakhiri hidupnya, diberangkatkan menuju Denpasar, Bali, Rabu (25/2). 
  • Pemulangan ini dilakukan menyusul permintaan pihak keluarga untuk dilakukan proses otopsi di negara asalnya. Sebelumnya, Marc Lamy ditemukan MD dalam posisi tergantung di kamar hotel Nomor 11, GHBH, di Kelurahan Labuan Bajo, Jumat (13/2) lalu.
 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO – Setelah hampir dua minggu disemayamkan di RSUD Komodo, jenazah Marc Lamy (61), warga negara asing (WNA) asal Kanada yang ditemukan meninggal dunia (MD) karena diduga mengakhiri hidupnya, diberangkatkan menuju Denpasar, Bali, Rabu (25/2). 

Pemulangan ini dilakukan menyusul permintaan pihak keluarga untuk dilakukan proses otopsi di negara asalnya.

Sebelumnya, Marc Lamy ditemukan MD dalam posisi tergantung di kamar hotel Nomor 11, GHBH, di Kelurahan Labuan Bajo, Jumat (13/2) lalu.

Sejak saat itu, jenazah pria kelahiran Shwinigan tersebut tertahan di ruang jenazah RSUD Komodo Labuan Bajo. Guna menunggu kepastian administratif dari pihak kedutaan dan keluarga.

Pada Rabu pukul 11.05 Wita, suara sirene ambulans RSUD Komodo memecah keheningan rumah sakit. Di dalamnya, jenazah ML dibawa menuju Bandara Internasional Komodo dengan pengawalan ketat dari jajaran Polres Manggarai Barat.

"Jenazah kami kawal langsung dari RSUD Komodo menuju bandara. Seluruh prosedur identifikasi telah kami rampungkan untuk proses serah terima di Bali nanti," tegas Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Lufthi Darmawan Aditya.

Tiba di bandara pukul 11.30 Wita, peti jenazah dan barang-barang pribadi milik ML tidak langsung masuk ke manifes. Pihak Karantina Kesehatan dan Imigrasi melakukan pemeriksaan intensif guna memastikan kepatuhan terhadap protokol kesehatan internasional.

"Pemeriksaan ini wajib dilakukan. Ini adalah protokol kesehatan internasional bagi pengiriman jenazah lintas wilayah negara," tambah Lufthi Darmawan Aditya.

Keberangkatan jenazah Marc Lamy ke Bali untuk seterusnya diterbangkan ke Kanada. Informasi yang dihimpun Pos Kupang, menyebutkan bahwa anak kandung korban saat ini telah menunggu di Denpasar untuk menerima jenazah ayahnya.

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kedutaan Kanada, jenazah dikirim ke Bali untuk kemudian diteruskan ke Kanada. Pihak keluarga, khususnya anak korban, meminta agar dilakukan proses otopsi di sana (Kanada) guna memastikan penyebab pasti kematian," ungkap Lufthi Darmawan Aditya.

Jenazah korban diterbangkan menggunakan maskapai Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6330 pada pukul 14.20 Wita dengan tujuan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Lantaran tidak ada sanak saudara di Labuan Bajo, pihak RSUD Komodo mengambil tanggung jawab moral untuk mengantar ML hingga ke tangan otoritas negaranya. 

Kepala Kamar Jenazah RSUD Pratama Komodo, Agustinus Janggu, diutus langsung untuk mendampingi jenazah dalam penerbangan ke Bali.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved