Sumba Timur Terkini
Feature: Diduga Menjadi Salah Satu Media Peredaran Narkoba, BNN Larang Peredaran Vape
Vape menjadi salah satu media penyalahgunaan narkoba berdasarkan hasil uji sampel terhadap ratusan narkoba.
Ringkasan Berita:
- Vape menjadi salah satu media penyalahgunaan narkoba berdasarkan hasil uji sampel terhadap ratusan narkoba.
- BADAN Narkotika Nasional (BNN) akan merekomendasikan pelarangan vape atau rokok elektrik di Indonesia.
- Hal itu disebabkan karena vape menjadi salah satu media penyalahgunaan narkoba berdasarkan hasil uji sampel terhadap ratusan narkoba.
- Pelarangan itu juga sudah dilakukan di sejumlah negara Asia, seperti di Malaysia, Singapura, Maladewa dan Thailand.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Vape menjadi salah satu media penyalahgunaan narkoba berdasarkan hasil uji sampel terhadap ratusan narkoba.
BADAN Narkotika Nasional (BNN) akan merekomendasikan pelarangan vape atau rokok elektrik di Indonesia.
Hal itu disebabkan karena vape menjadi salah satu media penyalahgunaan narkoba berdasarkan hasil uji sampel terhadap ratusan narkoba.
Pelarangan itu juga sudah dilakukan di sejumlah negara Asia, seperti di Malaysia, Singapura, Maladewa dan Thailand.
Walau demikian, Angga, salah satu pengguna rokok elektrik atau vape di Sumba Timur tidak setuju adanya wacana larangan penggunaan vape.
Pria berusia 26 tahun ini menilai, rokok elektrik membantunya mengurangi konsumsi rokok dari tembakau yang harganya kini semakin mahal.
Sebelum pakai vape, ia biasa menghabiskan dua bungkus rokok per hari. Harga per bungkusnya Rp 45.000.
“Vape ini mengurangi rokok. Saya biasa per hari ESSE dobel klik dua bungkus dengan harga Rp 45.000. Dengan vape saya bisa mengurangi satu bungkus rokok,” kata pekerja kafe ini saat diwawancarai Pos Kupang, Selasa (24/2).
Karena itu, ia tidak menyetujui jika penggunaan vape dibatasi atau dilarang.
Selain itu, menurut dia, merokok dengan vape juga aman dan enak. Rasa enaknya bisa dirasakan dengan berbagai varian yang tersedia. Ditambah lagi, ada sensasi dingin yang sama seperti pada rokok ESSE.
“Nyaman. Vape aman dan enak,” ujarnya.
Ia mengatakan, satu vape lengkap dengan cairan rasa atau liquid dibelinya hanya dengan harga Rp 300.000. Dengan harga tersebut, ia bisa menggunakannya selama satu bulan penuh.
“ itu bisa pakai sebulan. Dibandingkan beli rokok saja mahal mas,” ungkapnya.
| Harga Bahan Pokok di Pasar Inpres Matawai Naik, Pembeli Berkurang |
|
|---|
| Harga LPG Nonsubsidi di Sumba Timur Masih Tinggi, LPG 12 Kg Tembus Rp320.000 |
|
|---|
| Pemuda 20 Tahun di Waingapu Sumba Timur Ditangkap Polisi Usai Mencuri Sepeda Motor |
|
|---|
| Pemkab Sumba Timur Raih Opini WTP ke-10 dari BPK RI |
|
|---|
| Kapolres Sumba Timur Gede Harimbawa Jenguk Korban Kecelakaan Mobil Polisi, Berharap Cepat Pulih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Vape-di-Sumba-Timur-1.jpg)