Ngada Terkini
2.707 Siswa SD dan SMP 12 Kecamatan di Ngada Terima Intervensi PIP versi Daerah
Intervensi pendidikan ini dinilai sebagai langkah konkret daerah dalam menjaga akses pendidikan di tengah tekanan fiskal.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 2.707 siswa SD dan SMP di 12 kecamatan menjadi sasaran gelombang pertama Program Indonesia Pintar (PIP) versi daerah
- Intervensi pendidikan ini dinilai sebagai langkah konkret daerah dalam menjaga akses pendidikan di tengah tekanan fiskal
- Wakil DPRD Ngada, Yosef Filius David Jawa, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ngada
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar
POS-KUPANG.COM, BAJAWA - Sebanyak 2.707 siswa SD dan SMP di 12 kecamatan menjadi sasaran gelombang pertama Program Indonesia Pintar (PIP) versi daerah yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Ngada.
Intervensi pendidikan ini dinilai sebagai langkah konkret daerah dalam menjaga akses pendidikan di tengah tekanan fiskal.
Wakil DPRD Ngada, Yosef Filius David Jawa, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ngada atas kebijakan tersebut.
Pernyataan itu disampaikannya dalam kegiatan penyerahan bantuan di pelataran Kantor Kecamatan Bajawa, yang dihadiri siswa, orang tua murid, dan para guru, Kamis (26/02/2026) pagi.
Gelombang pertama bergulirnya PIP versi daerah ini berjumlah 2.707 menyasar siswa SD dan SMP di 12 kecamatan. Untuk SD besaran yang diterima 450 ribu rupiah dan SMP 750 ribu rupiah dan disalurkan melalui bank.
Menurut Yosef, kebijakan tersebut mencerminkan keberanian pemerintah daerah dalam menjaga prioritas sektor pendidikan di tengah tantangan fiskal.
“Saya harus menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pemerintah. Walaupun di tengah kondisi finansial yang tidak menentu dan efisiensi anggaran yang sangat menyulitkan, pemerintah daerah mampu merancang dan mewujudkan kebijakan versi daerah ini,” ujarnya.
Bantuan PIP versi daerah ini, lanjut Yosef, menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh perwakilan siswa penerima bantuan, Alvaro Gabriel Jago. Ia mengungkapkan bahwa program tersebut sangat membantu siswa dan orang tua.
“Terima kasih kepada pemerintah yang telah merancang PIP versi daerah. Kami dan orang tua merasa sangat terbantu. Semoga bantuan ini dapat terus berlangsung pada tahun-tahun mendatang,” katanya.
Baca juga: Pemkab Ngada Capai UHC dalam Jaminan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Hal senada diungkapkan perwakilan orang tua siswa. Mereka mengapresiasi kolaborasi antara DPRD Ngada dan Pemerintah Kabupaten Ngada dalam menghadirkan kebijakan yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat.
Sejumlah orang tua berharap program serupa ke depan juga dapat menyasar siswa berprestasi.
Menanggapi hal tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada, Yohanes Watu Ngebu, mengajak para penerima manfaat untuk memanfaatkan bantuan secara optimal.
Ia menegaskan, bantuan tersebut harus digunakan untuk kebutuhan pendidikan serta menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar.
| ASN Pemda Ngada Kerja Bakti di RSUD Bajawa, Sambut Perpindahan Pelayanan |
|
|---|
| Rutan Bajawa Tegaskan Komitmen "Zero Halinar" Lewat Apel Ikrar Pemasyarakatan |
|
|---|
| Pulau Ontoloe Ngada jadi Pusat Rehabilitasi Spesies Endemik Mbou |
|
|---|
| Dukcapil Ngada Jemput Bola Lengkapi Data Kependudukan Warga Binaan Rutan Bajawa |
|
|---|
| Siswi di Ngada NTT Minta Pendidikan Berkualitas Merata hingga Daerah Pegunungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRD-Ngada-Jois-Jawa-saat-memberikan-bantuan-PIP.jpg)