Ngada Terkini
DPRD Ngada Soroti Koperasi Harian yang Beroperasi Tanpa Analisis Usaha
Wakil Ketua DPRD Ngada, Jois Jawa, angkat bicara terkait maraknya koperasi harian yang beroperasi di tengah masyarakat
Keberadaan koperasi harian di Kabupaten Ngada mulai menimbulkan kekhawatiran luas. Niat awal mendorong perekonomian anggota justru berubah menjadi praktik penumpukan utang yang tak terkendali.
Paulus Poso, warga Kecamatan Jerebu’u, mengaku memiliki pinjaman di lima koperasi berbeda. Kondisi itu membuatnya kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran, baik mingguan maupun bulanan.
“Sejak lima tahun terakhir kami mengalami gagal panen. Ini yang membuat kami semakin sulit membayar cicilan setiap bulan,” ujar Paulus Poso.
Di tengah tekanan gagal panen, hasil bumi yang menjadi penopang ekonomi keluarga tak lagi mampu menutup beban pinjaman.
Apa yang dialami Paulus Poso juga dirasakan sejumlah petani lain di Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebu’u, bahkan di sejumlah wilayah Kabupaten Ngada pada umumnya. (cha)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Apresiasi Pemkab, DPRD Ngada Awasi Pemanfaatan Mesin Ketinting untuk Dongkrak Produktivitas Nelayan |
|
|---|
| Alber Bura Nelayan Asal Aimere Ngada Senang Dapat Mesin Ketinting Setelah Puluha Tahun Melaut |
|
|---|
| Puluhan Kader NasDem Ngada Aksi Damai, Desak Tempo Minta Maaf Sebulan Berturut-turut |
|
|---|
| Data April 2026, Program MBG di Provinsi NTT Serap 12 Ribu Tenaga Kerja Lokal |
|
|---|
| Pelayanan di Kantor Baru Samsat Ngada Ditingkatkan, Sosialisasi Pergub BBM Bersubsidi Digencarkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Jois-Jawa-2.jpg)